Musim Kemarau, Warga Kota Padang Diminta Waspada Kebakaran

hermawan H ยท Senin, 10 Agustus 2020 - 20:30 WIB
Musim Kemarau, Warga Kota Padang Diminta Waspada Kebakaran
Kepala Dinas Kebakaran Kota Padang Dedi Henidal (Foto: Noa Rang Kuranji).

PADANG, iNews.id - Dinas Pemadam Kebakaran Pemkot Padang mengingatkan ancaman musim kebakaran yang terbilang cukup tinggi di saat musim kemarau. Warga Kota Padang diminta mewaspadai dan mengantisipasi sejak dini. 

"Ya, kami mengimbau kepada warga Kota Padang untuk selalu waspada. Karena yang namanya musibah kebakaran itu kapan saja bisa terjadi. Apalagi di saat musim kemarau seperti sekarang ini," kata Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Kota Padang Dedi Henidal, Senin (10/8/2020).

Dedi mengatakan, rata-rata penyebab kebakaran masalah sepele. Seperti charger HP yang dibiarkan terpasang pada colokan listrik, ada kabel instalasi listrik yang digigit tikus, dan membuang puntung rokok sembarangan.

"Kebanyakan kita lalai memperhatikan hal seperti ini dan menganggap sepele. Setelah terjadi kebakaran, baru kita sadar. Oleh sebab itu, mari sama-sama menjaga dan melakukan langkah antisipasi sejak dini," katanya.

Dia juga mengatakan, petugas pemadam kebakaran telah dilatih agar siap menghadapi kendala yang akan dihadapi di lapangan. Petugas selalu dididik menjadi manusia tangguh dan tidak boleh menyerah meskipun hanya dibekali perlengkapan seadanya.

"Bagi kami, kendala di lapangan bukanlah halangan, tapi menjadi pelecut semangat bagaimana bisa menjalankan tugas dengan cepat, tepat dan profesional," katanya.

Dedi menyebut, saat ini Damkar Kota Padang memiliki 14 unit mobil pemadam dengan jumlah personel 160 orang. Jika terjadi kebakaran dengan skala besar, Damkar Kota Padang biasanya bekerja sama dengan PT Semen Padang, PT Pelindo, TNI AU dan Kepolisian dalam memadamkan api. Karena institusi tersebut juga memiliki sejumlah unit mobil damkar.

"Bagi warga atau masyarakat yang ingin menghubungi damkar, silakan kontak kami ke nomor telepon 0751-28558. Insya Allah, petugas kami selalu standby 24 jam," katanya.


Editor : Tomi Wahyudi