Refleksi BNPB: Gempa M 5,5 Getarkan Solok 3 Tahun Lalu

Nur Ichsan · Rabu, 21 Juli 2021 - 13:47:00 WIB
Refleksi BNPB: Gempa M 5,5 Getarkan Solok 3 Tahun Lalu
Tepat tiga tahun yang lalu, 21 Juli 2018, gempa bumi Magnitudo 5,5 mengguncang Kabupaten Solok, Sumbar (BNPB)

Gempa itu terjadi pada Sabtu, pukul 07.58 WIB, memicu guncangan yang dirasakan hingga V MMI. Skala  MMI merupakan satuan untuk mengukur kekuatan gempa bumi. 

Guncangan kuat gempa dengan kedalaman 10 km ini dirasakan warga di Gunung Talang dengan V MMI, sedangkan di Kota Padang III – IV MMI, Bukit Tinggi III MMI, Padang Panjang dan Pariaman II – III MMI, serta Sawah Lunto, Painan dan Sijunjung II MMI. 

Semakin tinggi MMI, semakin kuat guncangan gempanya. Skala V MMI mendeskripsikan hampir semua penduduk merasakan getaran, orang banyak terbangun, gerabah pecah, barang-barang terpelanting, tiang-tiang serta barang besar tampak bergoyang, bandul lonceng dapat berhenti.

Catatan BNPB, selain menewaskan satu warga, gempa itu mengakibatkan delapan warga luka-luka.

Korban jiwa ini terjadi di Dusun Rawang Jorong Lubuah Selasih, Nagari Batang Arus, Kecamatan Gunung Talang, sedangkan dua warga dari total delapan yang terluka merupakan warga Kapali, Kecamatan Lembang Jaya. Kedua kecamatan ini berada di bawah wilayah administrasi Kabupaten Solok. 

Kerusakan infrastruktur akibat gempa ini tersebar di dua kabupaten, yaitu Kota Padang dan Kabupaten Solok. Total rumah rusak di Kota Padang berjumlah 25 unit, sedangkan di Kabupaten Solok 87. Kerusakan rumah di Kabupaten Solok tersebar di dua kecamatan, yaitu Gunung Talang dan Danau Kembar. Rumah rusak berkategori ringan hingga berat.

Editor : Nur Ichsan Yuniarto

Halaman : 1 2 3

Bagikan Artikel: