Satu-satunya dari Sumbar, Eka Putra Masuk 10 Besar Bupati Terpopuler se-Indonesia
BATUSANGKAR, iNews.id - Bupati Tanah Datar, Eka Putra menjadi satu-satunya bupati dari Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) yang masuk dalam 10 besar jajaran bupati terpopuler se-Indonesia. Eka Putra menempati posisi ke-enam dalam jajaran tersebut.
Berdasarkan rilis dari Indonesia Indicator, pada kategori Bupati Terpopuler, Indonesia Indicator menobatkan 10 bupati. Nama Eka Putra yang berpasangan dengan Richi Aprian menghiasi media sebanyak 5.844 berita.
Indonesia Indicator (I2) merupakan perusahaan yang bergerak menggunakan piranti lunak artificial intelligence (AI) mencatat kinerja kepala daerah sepanjang tahun 2021 hingga tanggal 19 Desember 2021.
"Posisi pertama bupati terpopuler diraih oleh Bupati Bogor Ade Yasin dengan jumlah berita 13.901 berita, posisi kedua Bupati Jember Hendy Siswanto dengan 7.329 berita," kata yang disampaikan Direktur Komunikasi Indonesia Indicator, Rustika Herlambang, Minggu (2/1/2022).
Kemudian, kata Rustika, peringkat ketiga Bupati Siak (6.835 berita), peringkat keempat Bupati Gresik (6.225 berita) dan peringkat kelima Bupati Gowa.
Selanjutnya peringkat keenam Bupati Tanah Datar Eka Putra 5.844 berita, Bupati Tangerang 5.627 berita, Bupati Serdang Bedagai 5.627, Bupati Luwu 5.543 berita, dan Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani 5.154 berita.
Sejak awal menjabat, Bupati Tanah Datar Eka Putra memang cukup banyak menghiasi media online Sumatera Barat, bahkan media nasional.
Berbagai isu strategis membuat Eka Putra menjadi perbincangan di media massa. Mulai dari kebijakannya menggunakan mobil pribadinya menjadi mobil dinas.
Menanggapi hal itu, Eka Putra mengatakan, tujuan utama dari segala kegiatan yang dilakukannya adalah pelayanan masyarakat. Jika kemudian menjadi pemberitaan dan membuatnya jadi populer, itu adalah bonus dari pekerjaannya dan jajaran Pemkab Tanah Datar.
“Tentu saja kita bersyukur dan mengucapkan terimakasih kepada semua awak media yang sudah memperhatikan kami Pemkab Tanah Datar," kata Eka Putra.
Editor: Nur Ichsan Yuniarto