Terobos Pos Pantau untuk ke Padang, Warga Pesisir Selatan Dipulangkan Polisi

Antara ยท Rabu, 13 Mei 2020 - 08:42 WIB
Terobos Pos Pantau untuk ke Padang, Warga Pesisir Selatan Dipulangkan Polisi
Polisi menjaga pos pemantauan PSBB untuk mencegah masyarakat mudik. (Foto: Antara)

PADANG, iNews.id - Kepolisian Resor (Polres) Kota Padang, Sumatera Barat (Sumbar) memulangkan seorang warga bernama Juli Emrizal (44). Pasalnya, Juli yang diketahui sebagai warga Pesisir Selatan itu nekat terobos posko pantau Covid-19.

Kepala Satuan Lalu Lintas Polresta Padang AKP Sukur Hendri Saputra mengatakan, akibatnya, polisi mengandangkan atau menahan satu unit mobil Toyota Avanza yang dikendarai Juli.

"Saat ini mobil itu sudah ditahan di Polresta Padang, dan pengemudinya disuruh balik ke Kabupaten Pesisir Selatan tempat dia berasal," kata Hendiri, Rabu (13/5/2020).

Hendri menambahkan, insiden ini terjadi pada Selasa (12/5/2020), saat itu Avanza dengan nomor polisi BA-1186-SE yang dikendarai Juli ingin masuk ke Padang dari Pesisir Selatan.

Ketika melewasi pos pantau Bunggus Telukkabung, mobil itu dihentikan oleh Aiptu Finer Petugas, pada saat meminta identitas, pelaku langsung memacu kendaraan untuk menerobos pos dan hampir menabrak petugas.

“Petugas langsung mengejar,” kata dia.

Mobil itu pun sampai ke simpang Gaung dan hendak belok kanan. Namun, di sana petugas telah meminta bantuan mobil patroli Polsek Kawasan Teluk Bayur untuk mengadang laju kendaraan.

Pengendara akhirnya terpojok ketika sampai di Pasar Gaung, kemudian polisi langsung mengamankannya beserta kendaraannya.

“Dalam peristiwa itu tidak ada korban jiwa, baik dari petugas maupun dari pengendara minibus,” katanya.

Dari penyelidikan polisi diketahui motif pelaku yang nekat menerobos pos di perbatasan karena ingin menjenguk keluarganya yang sedang terkena musibah di Padang.

"Pengendara sudah diperiksa dan disuruh balik ke Pesisir Selatan, sedangkan kendaraannya kami tahan dan dikenai tilang," kata Hendri.

Polisi mengimbau masyarakat menaati aturan serta ketentuan yang berlaku pada masa pandemi Covid-19.


Editor : Nur Ichsan Yuniarto