Viral Video Remaja Putri di Padang Dipukuli di Tengah Lapangan

Budi Sunandar ยท Kamis, 02 Juli 2020 - 14:11 WIB
Viral Video Remaja Putri di Padang Dipukuli di Tengah Lapangan
Kapolresta Padang Kombes Pol Yulmar (Budi Sunandar/iNews)

PADANG, iNews.id - Media sosial diramaikan dengan munculnya video seorang remaja perempuan yang dan dianiaaya oleh sekelompok wanita remaja. Penganiayaan itu diduga terjadi di salah satu lapangan Kota Padang, Sumatera Barat (Sumbar).

Aksi penganiayaan itu direkam oleh salah seorang pelaku dan kemudian diunggah ke media sosial sehingga menjadi viral. Video kekerasan itu dibagikan oleh akun Facebook Chang May Konter Uniang. Ada tiga video yang dibagikan, salah satuny berdurasi 30 detik.

Tampak dalam video itu korban yang mengenakan baju dengan corak garis-garis dibully oleh pelaku yang mengenakan kaos merah. Beberapa pukulan mendarat di badan korban. Rambut korban juga dijambak. Tak hanya itu, bagian kepala belakang korban juga dipukul.

Parahnya, korban tetap dipukuli meski kondisi tubuh korban sudah tersungkur karena dihimpit oleh para pelaku.

Aksi penganiayan yang dilakukan di tengah lapangan di Kota Padang, Sumbar (Budi Sunandar/iNews)
Aksi penganiayan yang dilakukan di tengah lapangan di Kota Padang, Sumbar (Budi Sunandar/iNews)

Di video selanjutnya, tampak pelaku yang merekam menampilkan wajah korban. Dia juga memperlihatkan beberapa luka yang dialami korban akibat kekerasan ini. Tampak ada luka di bagian lengan kanan dan kiri korban. Terdengar perekam video tersebut tertawa melihat luka yang dialami oleh korban.

Sementara itu, dari hasil penelusuran diketahui jika aksi penganiayaan itu dilakukan di lapangan Kompleks Villa Mega, Kelurahan Mata Air, Kecamatan Padang Selatan, Kota Padang, Sumbar pada Senin (29/6/2020) sekitar pukul 15.30 WIB.

Menanggapi hal itu Kapolresta Padang Kombes Pol Yulmar akan menyelidiki kasus penganiayaan itu. Yulmar mengatakan, jika dirinya sudah melihat video tersebut.

"Terkait penganiayaan itu kami lihat di Facebook, akan kami dalami, akan kami selidiki, lokasinya di mana, kejadian bagaimana," kata Yulmar, Kamis (1/7/2020).

Yulmar melanjutkan, dirinya akan memerintahkan tim reserse untuk menyelidiki video itu.

"Tim reserse akan melakukan penyelidikan dan menghubungi pemilik Fcabook yang upload pertama sehingga bisa tau TKP, kapan wkatu kejadian itu," katanya.


Editor : Nur Ichsan Yuniarto