Anak-anak di lokasi pengungsian korban gempa bumi Pasaman Barat membaca Alquran untuk hilangkan trauma (Antara)
Antara

PASAMAN BARAT, iNews.id - Beragam cara dilakukan untuk menghilangkan trauma anak di tempat pengungsian korban gempa bumi di Simpang Timbo Abu, Kecamatan Talamau, Pasaman Barat, Sumatera Barat. Salah satunya dengan belajar ngaji.

"Kegiatan ini salah satu upaya untuk menghibur anak-anak korban gempa. Dengan mengaji membaca Alquran, surat pendek dan Alfatihah dengan penyampaian yang ceria," kata pengajar dari relawan Yayasan Muslim Asia atau AMCF Muhammad Ali, di lokasi pengungsian, Minggu (6/3/2022).

Ali menambahkan, kegiatan ini baru pertama kali dilakukan. Beruntung, aksi ini mendapat sambutan baik dari anak-anak dan orang tua yang mengungsi di tenda darurat itu.

Dari pantauan, puluhan anak-anak mengikuti pengajian bersama dengan melantunkan ayat-ayat suci Alquran dan surat-surat pendek seperti Alfatihah dan surat Al Ikhlas.

Saat kegiatan berlangsung, anak-anak korban gempa terlihat ceria dan bersemangat mengikuti arahan pembimbing. Ada yang serius mengikuti dengan memegang Alquran dan ada pula yang bermain-main namun tetap mendengarkan arahan pembimbing.

"Intinya kita ingin mengajarkan anak-anak membaca Alquran dengan cara penyampaian yang ceria. Bagaimana anak-anak menghilangkan trauma pasca gempa," katanya.

Salah seorang anak yang ikut pengungsian Dika (14) mengatakan sangat senang mengikuti pengajian yang diadakan oleh relawan di posko pengungsian itu.

"Iya pak, sangat baik dan cukup menghibur, sambil menambah hafalan ayat pendek Alquran," kata Dika.


Editor : Nur Ichsan Yuniarto

BERITA TERKAIT