Pemilik toko vape, Rusdi menyebut barang yang hilang antara lain mod, pod, cairan vape atau liquid serta uang tunai. Total kerugian barang diperkirakan mencapai Rp12 juta, ditambah uang tunai Rp1,2 juta.
Dalam rekaman CCTV, orang-orang tersebut terlihat keluar melalui pintu di lantai bawah toko. Meski demikian, polisi masih mendalami dugaan keterkaitan AP dengan pencurian tersebut dan belum menyimpulkan rangkaian peristiwa yang menyebabkan remaja itu tewas.
AP sebelumnya dilaporkan tidak pulang ke rumah sejak akhir September 2026. Menurut keterangan keluarga, remaja tersebut pergi setelah dimarahi. Keluarga sempat melakukan pencarian, tetapi keberadaannya tidak diketahui hingga jenazah ditemukan.
Kapolsek Kota Bukittinggi Mazwanda membenarkan, identitas korban telah dipastikan melalui pengenalan oleh pihak keluarga. Polisi masih menyelidiki hubungan antara hilangnya AP, pencurian toko vape, dan penemuan jenazah di dasar Ngarai Sianok.
Editor : Kurnia Illahi
Artikel Terkait