Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI) pun mengeluarkan peringatan keras. "Masyarakat diimbau tidak mendekati bibir lubang. Tanah di sekitar lokasi masih sangat labil dan potensi amblasan susulan sangat tinggi, terutama saat curah hujan meningkat," tegas rilis resmi pakar geologi.
Pemerintah setempat menegaskan bahwa area sinkhole tersebut bukanlah objek wisata melainkan lokasi bencana geologi. Garis pengaman telah dipasang untuk mencegah warga terperosok, namun antusiasme warga yang tinggi seringkali mengabaikan batasan tersebut.
Prioritas utama saat ini adalah keselamatan warga, mengingat rongga di bawah tanah yang belum terdeteksi bisa meluas kapan saja tanpa peringatan.
Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait