3 Zona di Taman Margasatwa Kinantan Bukittinggi Ditutup, Ini Alasannya

Antara ยท Selasa, 02 Juni 2020 - 18:55 WIB
3 Zona di Taman Margasatwa Kinantan Bukittinggi Ditutup, Ini Alasannya
Tiga zona satwa di objek wisata Taman Marga Satwa dan Budaya Kinantan (TMSBK) ditutup (Antara)

BUKITTINGGI, iNews.id - Pemerintah Kota Bukittinggi, Sumatera Barat (Sumbar) menutup tiga zona satwa di objek wisata Taman Marga Satwa dan Budaya Kinantan (TMSBK). Hal ini dilakukan untuk keperluan pembangunan fasilitas baru dan revitalisasi di zona itu.

"Zona satwa yang ditutup yaitu zona reptil, karnivora, dan unggas. Kami harap pengunjung memaklumi, karena itu upaya meningkatkan fungsi TMSBK untuk wisata edukasi," kata Kepala Bidang TMSBK Dinas Pariwisata Pemuda Olahraga Bukittinggi Ikbal di Bukittinggi, Selasa (2/6/2020).

Penutupan tiga zona tersebut sudah dilakukan sejak April 2020. Artinya sejak TMSBK dibuka kembali, pengunjung akan mendapati area yang diberi batas dan dilarang untuk dilewati.

“Satwa burung sudah dipindahkan ke kandang-kandang ukuran kecil dan reptil serta karnivora ditempatkan di kandang sementara,” kata dia.

Usai pembangunan baru dan revitalisasi, lanjut Ikbal, kandang burung akan menjadi berukuran besar dan pengunjung dapat memasuki area itu di mana satwa burung terbang bebas di dalamnya.

Sementara kandang reptil dan karnivora diberi pembatas serupa kaca sehingga pengunjung dapat lebih leluasa menyaksikan satwa.

“Dibandingkan kondisi sebelumnya berupa kandang terali besi dan pagar pembatas,” kata dia.

Ikbal melanjutkan, saat ini pembangunan untuk kandang besar untuk burung telah mencapai sekitar 80 persen, tersisa pekerjaan penataan tanaman dan penyempurnaan pembangunan taman. Diperkirakan dapat dioperasionalkan pada September 2020.

Sedangkan kandang untuk jenis reptil dan karnivora yang revitalisasinya baru dikerjakan dan dijadwalkan pekerjaannya selesai pada akhir 2020.


Editor : Nur Ichsan Yuniarto