7 Kambing Milik Warga Padang Pariaman Mati, Diduga Ulah Macan Dahan

Antara ยท Senin, 13 Juli 2020 - 10:28 WIB
7 Kambing Milik Warga Padang Pariaman Mati, Diduga Ulah Macan Dahan
Macan Dahan (Foto: Antara)

PADANG PARIAMAN, iNews.id - Sebanyak tujuh ekor kambing milik warga Korong Surantiah Koto Buruak, Nagari Lubuk Alung, Kecamatan Lubuk Alung, Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat (Sumbar) mati. Kuat dugaan, kambing itu mati karena ulah hewan buas yakni macan dahan.

Sekretaris Nagari Lubuk Alung Landi mengatakan, insiden itu diketahui oleh pemilik kambil pada Sabtu (11/7/2020) sekitar pukul 16.00 WIB.

"Saat si pemilik akan melepaskan ternaknya dari kandang yang lokasinya sekitar 1,5 kilometer dari rumahnya. Dia melihat tujuh ekor kambingnya sudah mati dengan kondisi salah satunya habis dimakan hewan buas." kata Landi, Senin (13/7/2020).

Landi menambahkan, sadar ada yang tak beres, pemilik ternak melaporkan kejadian tersebut kepada pemerintah korong dan nagari setempat seterusnya informasi diteruskan ke Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Padang Pariaman.

Begitu mendapat laporan, BKSDA beserta pemerintah nagari mendatangi kandang untuk melihat jejak hewan buas tersebut.

"Mereka juga memasang kamera namun posisi bangkai kambing berubah dari posisi semula. Saat kami melihat lokasi ternyata hewan buas ini kembali, hal itu diketahui jejak kaki serta adanya sisa tubuh kambing lainnya yang sebelumnya masih utuh namun malam itu kondisinya hampir habis," katanya.

Landi melanjutkan, peristiwa serupa juga pernah terjadi pada bulan Juni 2020. Tiga ternak kambing di desa yang sama juga mati diterkam hewan buas. Diduga pelakunya macan dahan. Saat itu pihak BKSDA juga memasang kamera namun tidak membuahkan hasil.

Sementara itu Kepala BKSDA Resor Padang Pariaman Andrick mengatakan, pihaknya belum bisa memastikan jenis binatang buas yang memangsa ternak warga di daerah tersebut.

"Meskipun pada kasus sebelumnya kondisinya sama namun sekarang jejak kaki sulit dilihat karena terhalang rumput dan basah," kata dia.

Untuk memastikan jenis hewan buas tersebut pihaknya telah memasang kamera di empat lokasi guna memastikan jenis binatang buas tersebut.


Editor : Nur Ichsan Yuniarto