get app
inews
Aa Text
Read Next : Mendagri: Dana Transfer ke Daerah Terdampak Bencana Tak Kena Efisiensi Anggaran

Bank Indonesia: Desember 2020, Sumbar Mengalami Inflasi 0,67 Persen

Rabu, 06 Januari 2021 - 13:06:00 WIB
Bank Indonesia: Desember 2020, Sumbar Mengalami Inflasi 0,67 Persen
Ilustrasi cabai merah dan bahan pokok makanan penyebab inflasi di Sumbar (Antara)

PADANG, iNews.id - Provinsi Sumatera Barat mengalami inflasi 0,67 persen pada Desember 2020. Dari catatan Bank Indonesia (BI), ini mengalami peningkatan dibanding November 2020 dengan realisasi sebesar 0,51 persen.

"Berdasarkan data yang dihimpun dari BPS secara tahun berjalan pada 2020 Sumatera Barat menunjukkan inflasi sebesar 2,11 persen atau tetap pada sasaran inflasi sebesar 3 plus 1 persen," kata Kepala BI perwakilan Sumbar Wahyu Purnama, Rabu (6/1/2021).

Wahyu menambahkan, realisasi inflasi Sumbar ini tercatat lebih tinggi dari realisasi inflasi kawasan Sumatera sebesar 1,90 persen.

"Sementara itu realisasi inflasi pada Desember 2020 juga tercatat lebih tinggi dibandingkan dengan realisasi pada Desember 2019 sebesar 1,67 persen," kata dia.

Wahyu mengatakan, inflasi Provinsi Sumbar pada Desember 2020 terutama berasal dari inflasi kelompok makanan, minuman dan tembakau dengan andil inflasi sebesar 0,53 persen .

"Inflasi pada kelompok makanan, minuman dan tembakau terutama disumbang oleh kenaikan harga komoditas cabai merah, telur ayam ras, kelapa, dan bayam," kata dia.

Dia menyampaikan peningkatan harga komoditas cabai merah terutama disebabkan keterbatasan pasokan yang terjadi akibat tingginya curah hujan di beberapa wilayah di Sumbar maupun di wilayah pasokan di Pulau Jawa sehingga menurunkan produktivitas hasil panen cabai merah.

"Peningkatan permintaan yang terjadi pada momen perayaan Natal dan Tahun Baru 2021 juga turut mendorong kenaikan harga cabai merah secara umum," kata dia.

Sementara komoditas pangan telur ayam ras, kelapa dan bayam turut menyumbang inflasi pada Desember 2020 akibat meningkatnya permintaan di tengah perayaan Natal dan Tahun Baru 2021.

Kelompok lain yang turut menyumbang inflasi yaitu kelompok transportasi yang didorong oleh kenaikan tarif angkutan udara dengan andil inflasi sebesar 0,16 persen.

" Tarif angkutan udara kembali mengalami peningkatan pada Desember 2020 didorong oleh kenaikan harga tiket pesawat oleh maskapai penerbangan di tengah peningkatan permintaan pada libur Natal dan Tahun Baru 2021," kata dia.

Editor: Nur Ichsan Yuniarto

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya

iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut