Cerita Penumpang Travel Dibawa Sopir Masuk Jalur Tikus saat Masuk Sumbar

Antara ยท Sabtu, 30 Mei 2020 - 11:15 WIB
Cerita Penumpang Travel Dibawa Sopir Masuk Jalur Tikus saat Masuk Sumbar
Pemeriksaan di jalur perbatasan Limapuluh Kota. (Foto: Antara).

SARILAMAK, iNews.id - Sejumlah mobil angkutan penumpang jenis travel dari Riau nekat melintasi jalur tikus untuk menghindari pos perbatasan daerah di Kabupaten Limapuluh Kota, Sumatera Barat (Sumbar). Padahal penumpang sudah siap menjalani proses pemeriksaan.

Seorang penumpang tujuan Pasaman Barat, Ermi mengatakan, sudah melengkapi seluruh dokumen untuk bisa memasuki Sumbar. Dia mengaku terpaksa pulang kampung ke Kota Pekanbaru, Riau belum lama ini karena mendapat kabar orang tuanya meninggal dunia.

"Saya berangkat ke Pekanbaru beberapa waktu lalu karena orang tua saya meninggal. Ketika mau pulang, saya sudah mengurus seluruh surat yang dibutuhkan," kata Ermi saat terjaring operasi petugas di pos perbatasan Kabupaten Limapuluhkota, Sumbar, Jumat (29/5/2020) kemarin.

Dia mengaku, tidak mengetahui kalau angkutan yang membawanya tersebut akan melewati jalan tikus. Sebab bila harus melewati prosedur pemeriksaan, Ermi mengaku sudah siap dengan berbekal surat-surat tersebut.

"Saya mempunyai surat, jadi tidak ada yang saya takutkan kalau harus melewati pos pemeriksaan. Makanya, saya terkejut ketika dibawa melewati jalan tikus," katanya.

Sebelumnya polisi mengamankan delapan mobil asal Riau yang masuk ke wilayah Sumbar lewat jalan tikus. Sopir kendaraan tersebut dinilai mencoba mengelabui petugas dengan mencari jalan yang tidak dijaga petugas perbatasan.

Kapolres Limapuluh Kota, AKBP Sri Wibowo mengatakan, sopir kendaraan ini tidak melintasi pos perbatasan. Mereka memutar lewat jalur Lipat Kain melalui Desa Baluang, Kecamatan Tigabelas Koto Kampar, Kabupaten Kampar.

"Ada delapan mobil yang diamankan dengan tujuan ke berbagai daerah di Sumbar," kata AKBP Sri Wibodo.


Editor : Andi Mohammad Ikhbal