Diduga Operasikan Tambang Ilegal, Kades di Dharmasraya Ditangkap Polda Sumbar

Antara ยท Sabtu, 04 Juli 2020 - 09:24 WIB
Diduga Operasikan Tambang Ilegal, Kades di Dharmasraya Ditangkap Polda Sumbar
Tambang ilegal di Dharmasraya digerebek Polda Sumbar (Antara)

PADANG, iNews.id - Personel Polda Sumatera Barat (Sumbar) menangkap seorang kepala desa adar atau Wali Nagari Tiumang. Pelaku diketahui berinisial S (34), dia ditangkap karena sebagai pelaku utama tambang ilegal di Dharmasraya.

Kabid Humas Polda Sumbar Kombes Pol Stefanus Satake Bayu Setianto mengatakan, penambangan emas, pasir dan batu secara ilegal ini diungkap oleh Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Sumbar pada Kamis lalu (2/7/2020).

Lokasi tambang itu, kata Bayu, ada di dekat aliran sungai Batang Hari di Jorong Koto Beringin, Kenagarian Koto Beringin, Kecamatan Tiumang, Kabupaten Dharmasraya.

"Saat itu, petugas menemukan aktivitas tambang ilegal menggunakan satu unit alat berat dan mesin dompeng untuk menambang emas di aliran sungai tersebut," kata Bayu, Sabtu (4/7/2020).

Pelaku S diduga berperan mempekerjakan sejumlah orang dalam tambang ilegal. Para penambang yang diamankan berinisial A (33) yang bekerja sebagai penambang pasir dan batu. Kemudian M (40), M (43), RW (25), HHP (34) dan MT (40) yang bekerja melakukan penambangan emas dengan mesin

Selain menangkap pelaku, kata Bayu, polisi juga mengamankan barang bukti berupa satu unit alat berat jenis excavator merk Hitachi 210 MF, satu unit mesin robin, satu selang air, satu unit alat dulang dan botol plastik hasil tambang yang diduga emas.

"Petugas langsung mengamankan tersangka dan barang bukti. Kita akan terus lakukan pengembangan terkait kasus ini," kata dia.


Editor : Nur Ichsan Yuniarto