Dipancing dengan Babi, Harimau di Solok Akhirnya Masuk Perangkap

Budi Sunandar ยท Minggu, 14 Juni 2020 - 09:37:00 WIB
Dipancing dengan Babi, Harimau di Solok Akhirnya Masuk Perangkap
Harimau Sumatera yang masuk perangkap yang dibuat oleh Balai Konservasi Sumberdaya Alam BKSDA di Solok, Sumbar (Budi Sunandar/iNews)

SOLOK, iNews.id - Seekor harimau Sumatera yang membuat resah masyarakat di kawasan Nagari Gantung Ciri, Kecamatan Kubung, Kabupaten Solok akhirnya ditangkap. Harimau itu masuk perangkap yang dibuat oleh Balai Konservasi Sumberdaya Alam BKSDA Sumbar.

"Diperkirakan harimau tersebut merupakan kawanan dari tiga ekor harimau yang sebelumnya sering dijumpai oleh warga di kawasan tersebut. Diduga masih ada dua ekor lainnya yang masih berkeliaran," kata Wali Nagari Gantung Ciri, Hendry Yuda di Kubung, Minggu (14/6/2020).

Hendry menambahkan, tertangkapnya harimau tersebut berawal dari pemasangan perangkap yang dilakukan oleh tim gabungan dari petugas BKSDA, masyarakat. Perengkat ini dipasang empat hari yang lalu lantaran langkah penghalauan tak membuahkan hasil.

"Sebelumnya kami sudah melakukan penghalauan kembali ke dalam hutan bersama tim gabungan, namun tidak membuahkan hasil dan harimau tetap berkeliaran di kawasan perladangan warga," kata dia.

Harimau Sumatera yang masuk perangkap yang dibuat oleh Balai Konservasi Sumberdaya Alam BKSDA di Solok, Sumbar (Budi Sunandar/iNews)
Harimau Sumatera yang masuk perangkap yang dibuat oleh Balai Konservasi Sumberdaya Alam BKSDA di Solok, Sumbar (Budi Sunandar/iNews)

Setelah menunggu sekitar dua hari, lanjut Hendry, harimau belum juga masuk perangkap. Bahkan, warga dan petugas sempat menemukan seekor babi yang diduga usai diterkam harimau.

“Tim kemudian memasukkan sisa babi yang dimangsa harimau sebagai umpan,” kata dia.

Sisi babi itu dimasukan ke perangkat setelah tim mendapat petunjuk orang-orang yang mengerti dengan tabiat harimau. Katanya harimau akan mencari lagi sisa makanan yang ditinggalkan untuk dimakan sampai habis, maka babi itu dimasukkan dalam perangkap sebagai umpan.

“Setelah menunggu sekitar satu hari pasca pemasangan umpan sisa makanan harimau, akhirnya upaya yang dilakukan tim gabungan bersama masyarakat membuahkan hasil, satu ekor harimau muda masuk perangkap,” kata dia.

Hendry menambahkan, harimau yang diperkirakan berusia 1,5 tahun tersebut tiba di kantor Wali Nagari Gantung Ciri pada Sabtu malam, sekitar pukul 19.00 WIB. Kerangkeng berisikan harimau diangkut menggunakan mobil oleh pihak BKSDA Sumbar.

"Diduga, ini adalah harimau yang kemarin ketemu dengan tim saat memasang umpan di perangkap, tertangkapnya siang hari di kawasan Cimoneng daerah Singo-Singo, Nagari Gantung Ciri, jenis kelaminnya betina," katanya.


Editor : Nur Ichsan Yuniarto