Efek Covid-19, Angka Kehamilan di Kota Pariaman Naik 8 Persen

Antara ยท Selasa, 30 Juni 2020 - 14:15 WIB
Efek Covid-19, Angka Kehamilan di Kota Pariaman Naik 8 Persen
Ilustrasi ibu hamil. (Foto: iNews.id/Donald Karouw)

PARIAMAN, iNews.id - Angka kehamilan di Kota Pariaman, Sumatera Barat meningkat delapan persen. Peningkatkan angka kehamilan ini diakibatkan adanya pandemi Covid-19.

"Angka kehamilan di Kota Pariaman setiap tahunnya antara 1.590 sampai 1.660, hingga bulan ini seharusnya realisasinya 50 persen dari angka tersebut, namun hingga sekarang telah mencapai 58 persen," kata Wali Kota Pariaman Genius Umar, Selasa (30/6/2020).

Umar menambahkan, pihaknya harus mengendalikan angka kehamilan agar angkanya tidak melonjak pada akhir tahun 2020.

"Jika tidak dikendalikan maka akhir 2020 angka kehamilan di Kota Pariaman lebih dari 1.660," kata dia.

Lebih lanjut Umar mengatakan, pemerintah Pariaman perlu mempersiapkan langkah agar tidak terjadi peningkatan signifikan hingga akhir tahun.

"Untuk mengatasi peningkatan angka kehamilan tersebut pemerintah membuat program pelayanan Keluarga Berencana (KB) serentak secara nasional, dan untuk Kota Pariaman ditargetkan 178 akseptor," kata dia.

Umar mengatakan, program pelayanan tersebut dilakukan karena selama pandemi Covid-19 terjadi peningkatan kehamilan 17 persen secara nasional sehingga perlu ada upaya untuk menanganinya.

Jika terjadi peningkatan kehamilan maka akan berdampak pada ekonomi keluarga serta kondisi anak yang dilahirkan menjadi stunting.

"Stunting ini terjadi karena selama mengandung sang ibu kurang mendapatkan gizi akibat permasalahan ekonomi," katanya.

Ia mengatakan untuk mengatasi hal tersebut pihaknya juga telah mempersiapkan langkah dengan mendampingi ibu hamil melalui bidan desa, pemberian makanan tambahan, serta pendampingan setelah melahirkan.

Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan KB Kota Pariaman Nazifah mengatakan untuk pelayanan KB tersebut pihaknya menggunakan empat puskesmas.


Editor : Nur Ichsan Yuniarto