Fakta Sinkhole Situjuah Terbentuk di Endapan Gunung Api, Ini Penjelasan Badan Geologi
Badan Geologi memperingatkan Sinkhole Situjuah masih berpotensi melebar, terutama ke arah Tenggara–Barat Laut. Jarak aman sementara yang direkomendasikan adalah 17 meter ke arah Barat Daya–Timur Laut dan 30 meter ke arah Tenggara–Barat Laut.
Namun demikian, Badan Geologi menegaskan jarak aman tersebut masih bersifat sementara dan memerlukan penelitian lanjutan untuk memastikan tingkat kestabilan secara detail.
Kemunculan sinkhole baru juga masih berpeluang terjadi, meski bersifat setempat dan tidak massal. Lokasi yang lebih rentan berada di sepanjang jalur sungai bawah tanah, terutama di sebagian wilayah Nagari Situjuah Batua dan Nagari Tungka yang berada di sisi Barat Daya sinkhole.
Untuk penanganan, Badan Geologi menawarkan dua opsi. Opsi pertama adalah membiarkan sinkhole tetap terbuka dengan pengaturan radius aman dan sistem drainase agar air tidak kembali meresap ke tanah sekitar.
Opsi kedua adalah mencegah sinkhole agar tidak melebar melalui rekayasa teknis dengan melibatkan ahli teknik sipil, termasuk pengaturan debit air sungai bawah tanah agar tidak mengganggu kestabilan tanah.
Sebagai langkah pengurangan risiko, masyarakat diminta mengenali gejala awal sinkhole, mengurangi resapan air berlebihan, memilih jenis tanaman yang tidak membutuhkan banyak air, serta memastikan saluran air rumah tidak merembes ke tanah berisiko.
Badan Geologi juga menegaskan bahwa air di Sinkhole Situjuah tidak memiliki khasiat khusus. Warna biru pada air merupakan fenomena alam akibat hamburan cahaya, bukan unsur mistis.
Ke depan, Sinkhole Situjuah dinilai berpotensi dikembangkan sebagai destinasi wisata edukasi geologi. Namun hal tersebut hanya dapat dilakukan setelah aspek keamanan dipastikan dan pengaturan jarak aman bagi pengunjung diterapkan.
Editor: Donald Karouw