Harga Bawang Merah Tingkat Petani di Solok Naik Jadi Rp50.000 per Kg

Antara ยท Kamis, 28 Mei 2020 - 18:06 WIB
Harga Bawang Merah Tingkat Petani di Solok Naik Jadi Rp50.000 per Kg
Bawang merah. (Foto: iNews/Mukhtar Bagus)

SOLOK, iNews.id - Harga bawang merah di Alahan Panjang, Kecamatan Lembah Gumanti, Kabupaten Solok, Sumatera Barat (Sumbar) terus mengalami kenaikan. Kenaikan mencapai Rp50.000 per kilogram jika dibandingkan dengan sebelumnya Rp40.000 per kilogram. Kenaikan ini terjadi hanya di tingkat petani.

Seorang petani di Alahan Panjang, Saputra (32) mengatakan, kenaikan harga bawang merah sudah berlangsung sejak tiga hari yang lalu secara bertahap.

"Kenaikan harga bawang merah ini memang sudah bertahan cukup lama. Sebelumnya paling tinggi harga bawang merah sampai Rp40.000 per kilogram, kemudian sekarang terus naik lagi capai Rp50.000 per kilogram," kata Saputra, Kamis (28/5/2020).

Saputra menambahkan, saat ini para petani mulai mengalami kesulitan dalam merawat bawang merah. Karena tanaman ini sering diserang hama dan ulat daun.

"Saya rasa kenaikan harga bawang merah ini karena ketersediaannya di tingkat petani sedikit. Sedangkan peminatnya sangat banyak," kata dia.

Saputra melanjutkan, saat ini umur bawangnya sudah dua bulan dan menunggu satu bulan lagi baru bisa dipanen.

"Bawang saya yang akan dipanen sekitar 2 ton lebih. Semoga bulan depan harganya masih Rp50.000 per kilogram," katanya.

Sementara itu, petani lainnya bernama Hendri (35) mengatakan, selain bawang merah, tomat juga mengalami kenaikan harga dari Rp3.000 per kilogram menjadi Rp6.000 per kilogramnya.

"Kenaikan harga tomat ini juga sudah terjadi sejak beberapa hari yang lalu," kata Hendri.

Hendri menambahkan, kubis juga mengalami kenaikan harga mencapai Rp3.000 per kilogram dari harga sebelumnya hanya Rp2.000 per kilogram.


Editor : Nur Ichsan Yuniarto