Jengkol Jadi Penyumbang Deflasi di Padang pada September 2020

Antara ยท Jumat, 02 Oktober 2020 - 07:15:00 WIB
Jengkol Jadi Penyumbang Deflasi di Padang pada September 2020
Jengkol. (Foto ist).

PADANG, iNews.id - Turunnya harga jengkol dan tiket pesawat mendorong Kota Padang mengalami deflasi pada September 2020. Hal tersebut berdasarkan catatan dari Badan Pusat Statistik Sumatera Barat.

"Pada September 2020 Padang mengalami deflasi 0,05 persen dipicu penurunan harga tiket pesawat dan jengkol serta telur ayam ras," kata Kepala BPS Sumbar Pitono di Padang, Kamis (1/10/2020).

Menurutnya, berbeda dengan Agustus 2020 yang ketika itu Padang mengalami inflasi sebesar 0,09 persen. Penurunan harga sejumlah komoditas membuat indeks harga konsumen mengalami deflasi.

Komoditas lainnya yang mengalami penurunan harga yaitu terong, perhiasan emas, cabai rawit, sawi putih, air kemasan, daun bawang dan labu siam.

Sebaliknya pada September 2020, sejumlah komoditas mengalami kenaikan harga yang menjadi penyumbang inflasi yaitu bawang merah, daging ayam ras, bawang putih, jeruk, bayam, tomat, ayam hidup, minyak goreng dan pepaya.

Dari 24 kota di Sumatera sebanyak 13 kota mengalami inflasi dan 11 kota mengalami deflasi. Inflasi tertinggi terjadi di Gunung Sitoli sebesar 1 persen dan terendah di Pekanbaru 0,01 persen.

Sementara deflasi tertinggi terjadi di Banda Aceh sebesar 0,32 persen dan terendah di Bukit Tinggi 0,01 persen.

Kota Padang menduduki peringkat delapan dari semua kota yang mengalami deflasi di Sumatera dan secara nasional menduduki urutan ke-41 dari semua kota yang mengalami deflasi di Indonesia.


Editor : Faieq Hidayat