Kasus Covid-19 Meningkat di Sumbar, Akademisi: Ini Riak-Riak Fase Puncak

Antara ยท Jumat, 07 Agustus 2020 - 13:57:00 WIB
Kasus Covid-19 Meningkat di Sumbar, Akademisi: Ini Riak-Riak Fase Puncak
Pedagang Pasar Raya Padang, Sumbar menjalani swab tes (Antara)

PADANG, iNews.id - Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) mengalami peningkatan kasus Covid-19 dalam sepekan terakhir. Hal ini dibuktikan karena adanya peningkatan 47 kasus Covid-19 dalam sehari pada Jumat (7/8/2020).

Kepala Laboratorium Pusat Diagnostik dan Riset Penyakit Infeksi Universitas Andalas Andani Eka Putra menyebut peningkatan signifikan kasus Covid-19 di Sumbar dalam seminggu terakhir sebagai riak-riak dalam fase puncak pandemi Covid-19.

"Fase puncak itu cenderung datar dengan riak-riak. Ini adalah riak-riak itu," kata Andani, Jumat (7/8/2020).

Andani mengatakan, kegiatan pelacakan kasus harus konsisten dilakukan untuk mencegah persebaran Covid-19m mengingat kini makin banyak orang yang terserang Covid-19 namun tidak mengalami gejala sakit.

"Tapi mereka bisa menularkan virus kepada orang lain," katanya.

Andani menekankan pentingnya pemeriksaan untuk mendeteksi penularan Covid-19 pada orang-orang yang datang dari luar daerah guna mengendalikan penularan penyakit tersebut.

Sementara itu, juru bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Sumbar Jasman mengatakan, 47 kasus baru itu terdeteksi dalam pemeriksaan 1.421 spesimen di Laboratorium Fakultas Kedokteran Unand dan Laboratorium Veterenir Baso Agam.

"Dari 1.000 lebih sampel itu, terkonfirmasi 47 orang positif terpapar Covid-19," kata Jasman.

Jasman melanjutkan, dari tambahan 47 kasus itu, lebih dari 40 orang berasal dari Kota Padang.

"Dari Kota Padang, sebanyak 41 orang," katanya.

Menurut data yang disiarkan di laman resmi Pemerintah Provinsi Sumatera Barat, hingga Kamis (6/8/2020) jumlah akumulatif pasien Covid-19 di Sumatera Barat total 1.038 orang dengan perincian 95 orang masih dirawat, 122 orang masih menjalani karantina, 787 orang sudah sembuh, dan 34 orang meninggal dunia.


Editor : Nur Ichsan Yuniarto