Ketika Presiden Jokowi Harus Telepon Kapolri untuk Bereskan Preman 

Puteranegara Batubara · Kamis, 10 Juni 2021 - 18:45:00 WIB
Ketika Presiden Jokowi Harus Telepon Kapolri untuk Bereskan Preman 
Presiden Joko Widodo (Jokowi) (Repro/Youtube Setkab)

JAKARTA, iNews.id - Presiden Joko Widodo (Jokowi) telepon Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Hal ini dilakukan karena Jokowi ingin kawasan Dermaga Jakarta International Container Terminal (JICT) dan Terminal Peti Kemas Koja, Jakarta Utara bersih dari preman.

Apa yang dilakukan Jokowi berawal ketika dirinya berbincang dengan sejumlah sopir truk kontainer, Kamis (10/6/2021).

Pada kesempatan itu, Jokowi mendengarkan langsung keluh kesah para sopir, terutama soal pungutan liar (pungli) dan tindakan premanisme. 

Salah satu sopir kontainer, Agung Kurniawan (38) menyampaikan mereka kerap menjadi sasaran tindak premanisme.

"Begitu keadaan macet, itu di depannya ada yang dinaiki mobilnya, naik ke atas mobil bawa celurit atau nodong begitu, itu tidak ada yang berani menolong, Pak. Padahal itu depan, belakang, samping, kanan itu kan kendaraan semua, dan itu orang semua, dan itu sangat memprihatinkan," kata Agung.

"Karena dia takut, kalau posisinya nanti dia membantu, preman-preman itu akan menyerang balik ke dirinya. Maka dia lebih memilih tutup kaca. Dan itu memprihatinkan sekali begitu, Pak," lanjutnya.

Editor : Nur Ichsan Yuniarto

Halaman : 1 2 3