Limapuluh Kota Masuk Zona Merah Covid, Pelajar Mulai Belajar Daring

Antara · Jumat, 16 April 2021 - 10:20:00 WIB
Limapuluh Kota Masuk Zona Merah Covid, Pelajar Mulai Belajar Daring
Suasana belajar daring siswa di rumah didampingi orang tua (Foto: Pemkot Tangerang)

LIMAPULUH KOTA, iNews.id - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Limapuluh Kota, kembali menerapkan pembelajaran dari rumah secara daring kepada pelajar. Ini dilakukan karena wilayah itu ditetapkan sebagai zona merah.

Kepala Dinas Pendidikan dan kebudayaan Kabupaten Limapuluh Kota,  Indrawati mengatakan, dilaksanakannya kembali belajar dari rumah ini juga sesuai dengan SKB 4 menteri dan Perda No 6 Provinsi Sumatera Barat.

"Jika daerah dinyatakan Zona Merah Covid-19, maka tidak diperbolehkan belajar tatap muka, karena sangat berisiko bila dilaksanakan. Karena kita mengutamakan keselamatan, kesehatan anak-anak dan guru,” katanya.

Hal ini juga telah ditindaklanjuti sesuai dengan Surat Edaran Bupati Limapuluh Kota nomor 420/903/3/DPK-LK/IV/2021 yang ditandatangani Wakil Bupati Rizki Kurniawan Nakasri pada 14 April 2021.

Dalam surat tersebut tertulis, berdasarkan hasil update zonasi indikator kesehatan masyarakat (IKM) pada minggu ke-57 pandemi Covid-19 Sumbar, Limapuluh Kota dinyatakan masuk zona merah.

Berdasarkan koordinasi kepala dinas pendidikan dan kebudayaan setempat bersama Bupati Limapuluh Kota pada Senin 12 April, maka diatur ketentuan dengan tetap memprioritaskan kesehatan dan keselamatan siswa, guru, kepala sekolah dan seluruh warga sekolah di kabupaten itu.

"Berdasarkan hal itu, pelaksanaan belajar untuk saat ini dilakukan dari rumah sampai dengan daerah tersebut kembali ditetapkan zona kuning," katanya.

Sementara Kepala SMP Negeri 1 Harau M. Yusuf Lubis mengatakan bahwa pelaksanaan belajar dari rumah akan bisa dilaksanakan dengan baik mengingat pelaksanaan belajar daring sebelumnya telah berjalan dengan baik.

"Kami berharap guru tetap berkreativitas sehingga belajar dari rumah ini dapat terus berjalan dengan baik. Untuk siswa semoga bisa belajar dengan baik dari rumah dan mengikuti seluruh rangkaian belajar, termasuk kegiatan Ramadan," katanya.

Editor : Nur Ichsan Yuniarto