Pencairan BST di Kantor Pos Padang Dikritik karena Timbulkan Kerumunan saat PSBB

Antara ยท Sabtu, 16 Mei 2020 - 14:15 WIB
Pencairan BST di Kantor Pos Padang Dikritik karena Timbulkan Kerumunan saat PSBB
Wali Kota Padang Mahyeldi Ansharullah Sidak ke Kantor Pos ( Foto : iNews/Hermawan H )

PADANG, iNews.id - Pencairan dana bantuan langsung tunai di Kantor Pos Padang, Sumatera Barat (Sumbar) dinilai memicu kerumunan orang banyak. Padahal sedang diterapkan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di daerah tersebut.

Anggota Komisi I DPRD Kota Padang, Budi Syahrial mengatakan, kerumunan warga tersebut tentu melanggar ketentuan PSBB dalam mencegah penyebaran wabah Covid-19.

Dia menyarankan, kantor pos memfungsikan beberapa cabang yang ada di setiap kecamatan. Dengan begitu, warga langsung mengambil BST tersebut sesuai wilayah mereka masing-masing.

"Misal ada 11 kantor cabang yang membantu, tentu tidak akan memicu kerumunan," ujar dia di Kota Padang, Sumbar, Sabtu (16/5/2020).

Kemudian, kata dia, penyerahan BST berlangsung setiap hari dengan mengatur jadwal pengambilan. Bila menerapkan cara itu, kata dia, warga pun tak perlu khawatir tidak kebagian BST.

"Untuk mencegah penularan Covid-19, saya coba menyarankan hal itu, agar tidak ditemukan lagi kluster baru di Padang," kata dia.

Budi juga menyarankan setiap kelurahan memberi informasi yang jelas ke warganya terkait jenis bantuan yang mereka terima. Dengan begitu, nantinya tidak ada kebingungan di masyarakat.

"Di setiap kelurahan seharusnya menempelkan informasi penerima bantuan, sehingga masyarakat tidak kebingungan," ujar dia.


Editor : Andi Mohammad Ikhbal