Pulang dari Jakarta, 3 Warga Sumbar Isolasi Diri di Gubuk Perkebunan Sawit

Antara ยท Rabu, 06 Mei 2020 - 19:26 WIB
Pulang dari Jakarta, 3 Warga Sumbar Isolasi Diri di Gubuk Perkebunan Sawit
Ibu dan dua anak yang pulang dari Jakarta, mereka isolasi gubuk milik salah satu perusahaan perkebunan kelapa sawit (Antara)

PESISIR SELATAN, iNews.id - Aksi terpuji dilakukan oleh tiga warga Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat (Sumbar). Ibu dan dua anak yang tidak disebutkan identitasnya mengisolasi diri usai pulang dari DKI Jakarta.

DKI Jakarta merupakan wilayah zona merah penyebaran virus corona atau Covid-19. Uniknya, ketiga orang itu mengisolasi diri di sebuah gubuk yang berada di ladang.

“Kami mengapresiasi ibu dan kedua anaknya tersebut, ketiganya telah menjalani isolasi terhitung selama tiga hari ini,” kata Penanggungjawab Pokja Unit Kesehatan Masyarakat Puskesmas Tanjung Makmur, Dwi Muchranto, Rabu (6/5/2020).

Dwi menambahkan, ibu dan dua anaknya itu pulang dari Jakarta usai mengunjungi salah seorang anaknya yang bekerja di sana. Sesampainya di Silaut mereka langsung menuju gubuk milik salah satu perusahaan perkebunan kelapa sawit. Kebetulan, suami ibu itu bekerja di perkebunan itu.

Lebih lanjut Dwi mengatakan, ketiga orang itu sudah diingatkan oleh pihak perusahaan lantaran gubuk itu tak memenuhi standar keamanan. Mereka menyarankan ketiganya untuk menjalani isolasi di tempat lain.

“Pihak ngari setempat menawarkan mereka untuk menjalaninya di sebuah gedung sekolah tapi mereka menolak,” katanya.

Alasannya, kata Dwi, gedung sekolah berada di permukiman padat penduduk serta tidak ingin meresahkan masyarakat sekitar. Akhirnya mereka meminta izin ke salah seorang pemilik ladang untuk tinggal sementara di sebuah gubuk di dan pemilik ladang pun mengizinkannya.

"Mereka patut dicontoh karena berupaya menyukseskan program pemerintah dalam memutus mata rantai penyebaran corona,” katanya.

Hingga hari ini ketiganya dalam keadaan sehat dan pihaknya menyarankan agar ketiganya tetap menjaga pola hidup sehat, makan makanan bergizi dan istirahat yang cukup.

"Kami secara berkala terus memantau para pelaku perjalanan guna memastikan kondisi kesehatan mereka," kata Dwi.


Editor : Nur Ichsan Yuniarto