Puluhan Babi Mati Mendadak di Agam Sumbar, Diduga Terpapar Virus Flu Afrika

Antara ยท Sabtu, 04 Desember 2021 - 19:37:00 WIB
Puluhan Babi Mati Mendadak di Agam Sumbar, Diduga Terpapar Virus Flu Afrika
Tim Resor KSDA Agam mengumpulkan data dari warga yang menemukan puluhan babi mati secara mendadak, Sabtu (4/12). (ANTARA/Yusrizal)

LUBUK BASUNG, iNews.id - Puluhan ekor babi liar di Maua Hilia, Jorong Kayu Pasak Timur, Nagari Salareh Aia, Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam, Sumatera Barat ditemukan mati secara mendadak. Diduga penyebab kematian babi ini akibat African Swine Fever (ASF) atau virus flu Afrika pada awal November 2021.

Seorang warga Maua Hilia, Peli (40) mengatakan, puluhan babi liar ini ditemukan mati di beberapa titik lokasi di kebun miliknya.

"Babi itu saya temukan dalam kondisi membusuk di beberapa lokasi satu bulan lalu," katanya, Sabtu (4/12/2021).

Dia mengaku menemukan bangkai babi saat membersihkan kebun dan mencium aroma tidak sedap saat bekerja. Saat mencari sumbernya, ditemukan berasal dari tiga ekor bangkai babi.

"Saya menemukan bangkai babi di beberapa lokasi dengan jumlah 15 ekor," katanya.

Beberapa hari setelah itu, dia juga menemukan bangkai babi di lahan pertanian miliknya. Atas temuan tersebut, dia merasa kaget ada babi yang mati dengan jumlah cukup banyak sehingga mencoba menanyakan kepada warga lain apakah ada pemburu di daerah tersebut.

"Kalau ada orang yang berburu, maka babi yang mati hanya satu sampai dua ekor dan bangkai itu pasti terluka. Sementara bangkai babi yang saya temukan tidak ada yang terluka," ucapnya.

Sementara itu, Kepala Resor Balai Konservasi Sumber Daya Alam (KSDA) Agam Ade Putra mengungkapkan, tim sedang mengumpulkan data mengingat kejadian sudah berlangsung satu bulan lalu dan akan berkoordinasi dengan instansi terkait lainnya.

"Kondisi bangkai babi sudah rusak dan kami sedang berkoordinasi dengan instansi terkait lainnya," ujar Ade.

Editor : Donald Karouw

Halaman : 1 2

Bagikan Artikel: