Unik, Nasi Padang Harga Rp5.000 Seporsi di Ulak Karang

hermawan H ยท Senin, 28 September 2020 - 16:45:00 WIB
Unik, Nasi Padang Harga Rp5.000 Seporsi di Ulak Karang
Warga antre membeli Nasi Padang dengan harga Rp5000 (Foto : Diskominfo Padang).

PADANG, iNews.id - Kota Padang, Sumatera Barat (Sumbar) terkenal dengan kulinernya, yakni Nasi Padang. Nasi Padang tidak asing di lidah siapa saja dan menjadi incaran para wisatawan jika berkunjung ke Padang.

Di Ulak Karang, Padang, persisnya di jalan Bawal nomor 9, terdapat pedagang yang menjual Nasi Padang dengan harga relatif terjangkau. Hanya dengan merogoh kocek Rp5.000 seporsi Nasi Padang sudah bisa dibawa pulang, atau disantap di kedai tersebut. 

Tak heran jika sejak hampir sebulan belakangan ini kedai nasi tersebut menjadi magnet. Ramai dikunjungi, seperti mahasiswa hingga orang kantoran. Apalagi pada waktu jam makan siang, kedai nasi yang juga menyediakan tempat duduk lesehan itu dipenuhi pengunjung.

Soal rasa, tidak kalah dengan yang lain. Meski harga “manenggang” (terjangkau), akan tetapi cita rasanya hampir menyamai masakan di rumah makan maupun restoran.

“Masakannya enak, pedasnya pas, lauknya juga sedap,” ujar Mufri, seorang pengunjung yang sedang makan siang di kedai nasi itu, Senin (28/9/2020).

Ada yang unik di kedai nasi milik Hajah Lena Muhammad Nasir ini. Selain karena harga yang relatif terjangkau, pengunjung diperbolehkan mengambil lauk (sambal) sesuka hati. Sedangkan nasi diambilkan oleh pelayan kedai.

“Dari dulu saya ingin menciptakan tempat makan yang nyaman bagi siapa saja, selain nyaman, juga nikmat dan mengenyangkan,” katanya. 

Menu masakan di kedai nasi “Al Ananda” ini pun tidak monoton. Selalu berganti, diantaranya seperti goreng ikan, samba lado tanak, asam padeh ikan, sup ayam, dan lainnya.

Lena mengaku, awalnya dirinya berjualan Nasi Padang dengan harga sama dengan rumah makan kebanyakan, Rp18.000 seporsi. Namun sejak pandemi Covid-19 melanda, dirinya menurunkan harga menjadi Rp5.000 seporsi tanpa mengurangi porsi dan rasa. Lena tidak ingin siapa saja yang bersantap di kedai nasi miliknya merasa terbebani dengan harga.

“Saya tidak pernah menghitung berapa modal atau untung, yang saya tahu, setiap berbelanja kebutuhan untuk kedai ini pasti selalu ada uang, bahkan selalu berlebih,” katanya.

Ustazah lulusan Kairo ini selalu percaya dengan keajaiban bersedekah. Ketika bersedekah, akan banyak rejeki yang mengalir. Bahkan Lena bertekad setelah ini akan menggratiskan Nasi Padang olahan tangannya untuk siapa saja.

“Saya tak tega ketika melihat mereka yang kurang mampu kesulitan untuk makan,” katanya.

Kedai nasi “Al Ananda” cukup mudah ditemui. Bagi yang ingin merasakan masakan Lena, pengunjung dapat masuk dari simpang depan BCA Ulak Karang. Kedai nasi ini buka dari pukul 08.00 WIB hingga pukul 22.00 WIB. Bahkan pada sore hingga malam hari, Lena mengganti menu masakannya menjadi pecel ayam, juga dengan harga Rp5.000 seporsi.


Editor : Tomi Wahyudi