Warga Agam Diminta Waspada, Harimau Masuk Kampung dan Serang Kerbau Peternak

Wahyu Sikumbang ยท Sabtu, 27 Juni 2020 - 11:00 WIB
Warga Agam Diminta Waspada, Harimau Masuk Kampung dan Serang Kerbau Peternak
Peternak di Agam memeriksa kondisi kerbau yang diserang harimau. (Foto: iNews/Wahyu Sikumbang).

AGAM, iNews.id - Masyarakat di Kabupaten Agam, Sumatera Barat (Sumbar) diminta waspada dengan keberadaan harimau sumatera di perkampungan mereka. Sebab satwa liar tersebut sudah menyerang kerbau milik peternak di Desa Jorong Sungai Pua.

Seorang peternak, Azhar mengatakan, kejadian bermula saat dia hendak memberi makan hewan peliharaanya itu. Lalu dia melihat ada bekas luka di leher dan punggung anakan kerbau.

"Ada satu lagi kerbau punya tetangga di kandang ini luka di bagian kaki. Sekarang sudah dijual ke rumah potong hewan," kata Azhar saat dikonfirmasi, Sabtu (27/6/2020).

Dia mengatakan, aksi penyerangan hewan buas tersebut membuat warga khawatir. Dia pun meminta pihak terkait yakni Badan Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) segera mengusir harimau tersebut.

Kepala BKSDA Agam, Ade Putra, membenarkan adanya laporan serangan harimau di Jorong Sungai Pua, Kecamatan Palembayan. Karena itu, dia meminta warga di sekitar lingkungan tersebut waspada.

"Dari identifikasi yang kita lakukan terdapat dua jejak kaki berukuran 11 cm, kemungkinan ini Harimau ini berukuran dewasa," ujar Ade.

Menurut dia, kemungkinan besar harimau tersebut masuk ke perkampungan warga karena sedang mengejar babi hutan sehingga masuk areal perkebunan warga.

"Keberadaan Harimau ini seharusnya di cagar alam Maninjau di dalam hutan, kemungkin keluar karena mememburu babi sehingga menemukan ternak warga," ujar dia.

Sementara petugas dari BKSDA saat ini masih mencari keberadaan harimau untuk diusir menjauhi perkampungan masyarakat dan kembali ke cagar alam.


Editor : Andi Mohammad Ikhbal