Asyik Bermesraan, 3 Pasang Muda-Mudi Terjaring Razia Satpol PP Padang

hermawan H ยท Jumat, 26 Juni 2020 - 21:15 WIB
Asyik Bermesraan, 3 Pasang Muda-Mudi Terjaring Razia Satpol PP Padang
Satpol PP Padang merazia pasangan muda-mudi yang lagi asyik berpacaran (Foto : Humas Satpol PP Padang)

PADANG, iNews.id - Tiga pasangan muda-mudi terjaring petugas Satpol PP Padang, Sumatera Barat (Sumbar), di kawasan Pasir Jambak, Kecamatan Koto Tangah. Mereka kedapatan sedang bermesraan di pondok-pondok pinggir pantai.

Petugas menjaring pasangan tersebut saat melakukan penyisiran untuk menjaga ketertiban umum dan ketenteraman masyarakat, serta pengawasan terhadap tingkah laku yang berpotensi menimbulkan maksiat.

Pasir Jambak merupakan salah satu objek wisata di Kota Padang. Tempat tersebut sering disalahgunakan oleh muda-mudi untuk berbuat hal tidak pantas yang bertentangan dengan norma-norma berlaku.

"Kita telah turunkan personel ke lokasi untuk mengintai, ternyata benar ada pondok-pondok di bibir pantai kawasan tersebut. Kami menemukan pasangan yang berbuat tidak senonoh," kata Kepala Satpol PP Padang Alfiadi di Markas Satpol PP, Jumat (26/6/2020).

Pasangan yang terjaring ini tidak bisa mengelak ketika ditertibkan petugas. Sebelumnya petugas telah melakukan pengintaian, sehingga saat dinaikkan ke atas mobil tidak ada yang berkutik.

Pasangan yang dimabuk asmara ini diangkut ke Mako Satpol PP Jalan Tan Malaka untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, mereka akan diproses dan dilakukan pendataan. Untuk membuat efek jera, petugas akan memanggil orang tuanya agar mereka tahu perbuatan anak-anaknya.

"Kepada petugas mereka mengakui kalau mereka adalah pasangan pacaran. Kita akan proses sesuai aturan, tentu saja orang tua mereka akan dipanggil agar mereka tahu perbuatan anak-anaknya," kata Alfiadi.

Alfiadi sangat menyesalkan, dalam kondisi pandemi virus corona, masih ada mereka yang mau melakukan perbuatan yang tidak pantas. Dia mengimbau kepada orang tua agar bisa lebih intens mengawasi pergaulan anak-anaknya, jangan sampai masa depan mereka rusak karena salah pergaulan.

"Kita berharap kepedulian penuh dari orang tua agar jangan sampai lengah mengawasi anak-anaknya. Jangan sampai perbuatan mereka mencoreng nama baik keluarga serta berdampak buruk bagi masa depan mereka," katanya.


Editor : Tomi Wahyudi