Dalam instruksi itu, izin pembelajaran tatap muka terbatas hanya diberikan kepada semua pendidik yang telah memenuhi persyaratan.
"Saat ini hanya enam SMP di Agam yang telah melengkapi persyaratan tersebut. Sedangkan untuk tingkat SD belum ada satupun yang telah melengkapi persyaratan itu," kata dia.
Dengan kondisi itu, maka PBM di Agam masih dilakukan secara dalam jaringan untuk beberapa hari ke depan.
"Kita berharap seluruh pendidik dan tenaga pendidik telah divaksinasi dalam waktu dekat, sehingga PBM sudah bisa dilakukan secara tatap muka terbatas," katanya.
Editor : Nur Ichsan Yuniarto
Artikel Terkait