Anaknya Tak Lulus PPDB Online, Puluhan Orang Tua Mengadu ke DPRD Padang

Antara ยท Selasa, 07 Juli 2020 - 16:07 WIB
Anaknya Tak Lulus PPDB Online, Puluhan Orang Tua Mengadu ke DPRD Padang
Orang tua murid di Padang mengadu ke DPRD Kota Padang (Antara)

PADANG, iNews.id - Puluhan wali murid mendatangi kantor DPRD Kota Padang, Sumatera Barat (Sumbar),  Selasa (7/7/2020). Kedatangan mereka untuk mempertanyakan soal sistem Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri. Mereka merasa keberatan dengan PPDB secara daring melalui jalur azonasi yang mempertimbangkan umur di Padang.

Salah satu orang tua murid, Nengsuarni (36) mengatakan, anaknya tidak lulus masuk di SMPN 09 Padang dan SMPN 30 yang dipilihnya pada tahap pertama, kemudian kembali mendaftar melalui jalur zonasi. Namun,  anaknya tidak terdaftar karena terkendala dengan umur.

"Saya bingung, saya sudah mendaftarkan anak saya pada tahap pertama melalui jalur afirmasi, tetapi tidak lulus karena terkendala umur yang kurang dari 12 tahun," kata Nengsuarni.

Neng menambahkan,  dia tidak bisa mendaftarkan anaknya ke SMP swasta karena terkendala biaya. Padahal, nilai anaknya termasuk bagus dan tinggi di sekolahnya.

Tak hanya Neng, orang tua murid lainnya Yanti (40) mengatakan nilai rapor anaknya tinggi yaitu rata-rata 88 saat didaftarkan ke SMPN yang dipilih pada tahap pertama.

Menurut dia, saat PPDB tahap pertama dia mendaftarkan anaknya ke SMPN 4 Padang namun tidak lulus.

*Karena tidak lulus pada tahap pertama maka saya coba jalur zonasi," kata Yanti.

Pada tahap zonasi tersebut, lanjut Yanti, dia memilih dua sekolah yang terdekat dari tempat tinggal, yaitu SMPN 30 dan SMPN 09 di Kecamatan Padang Timur.

"Karena saya rasa berdekatan dengan rumah saya di pasar Tarandam, hanya itu SMPN yang dekat dari tempat tinggal. Karena lebih banyak SD di dekat tempat tinggal," kata dia.

Sayangnya, anaknya tidak lulus di SMPN yang telah dipilih karena terkendala dengan umur.

"Umur anak saya saat ini baru 12 tahun, satu bulan sembilan hari. Sedangkan umur yang ditentukan di sekolah yang dituju yaitu 12 tahun empat bulan dan ada juga yang 12 tahun sembilan bulan," kata dia.

Ia mengaku terkejut dengan ketentuan PPDB SMP saat ini yang semula dari jalur zonasi tiba-tiba ditentukan berdasarkan umur.


Editor : Nur Ichsan Yuniarto