Bawaslu Sumbar: Ada 5 Kasus Pidana di Pilkada 2020

Antara ยท Senin, 22 Maret 2021 - 06:58:00 WIB
Bawaslu Sumbar: Ada 5 Kasus Pidana di Pilkada 2020
Ilustrasi Pilkada (Okezeon)

PADANG, iNews.id - Ada lima kasus pidana di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak 2020 di Sumatera Barat (Sumbar). Hal ini diketahui dari data  Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Sumbar.

"Kami menemukan atau menerima cukup banyak laporan dari masyarakat terkait dengan dugaan pelanggaran pidana pemilihan. Namun, dari jumlah yang banyak tersebut, lima kasus pidana pemilihan telah divonis bersalah oleh pengadilan," kata Koordinator Divisi Penindakan Pelanggaran Bawaslu Sumbar Elly Yanti, Senin (22/3/2021).

Elly menambahkan, lima kasus pidana pemilihan yang divonis bersalah itu di Kabupaten Pasaman Barat, Kota Sawahlunto, Kabupaten Solok Selatan, dan dua kasus di Kabupaten Limapuluh Kota.

Di Provinsi Sumbar, kata dia, selain melakukan pemilihan gubernur dan wakil gubernur, juga pemilihan bupati dan wakil bupati ataupun wali kota dan wakil wali kota di 13 kabupaten/kota.

Selain tindakan pidana pemilihan, lanjut dia, pelanggaran yang masih cukup mencolok pada Pilkada 2020 adalah dugaan pelanggaran netralitas ASN.

Editor : Nur Ichsan Yuniarto

Halaman : 1 2