Ditinggal Beli Baskom, Mobil Emak-Emak di Agam Dibobol Pencuri

Wahyu Sikumbang ยท Senin, 22 Juni 2020 - 19:26 WIB
Ditinggal Beli Baskom, Mobil Emak-Emak di Agam Dibobol Pencuri
Pelaku saat mengambil barang dari jok belakang mobil ibu-ibu di Agam Sumbar (Wahyu Sikumbang/iNews)

AGAM, iNews.id - Nasib pilu menimpa seorang ibu rumah tangga bernama Mulya Rahmi. Warga Jorong Lundang, Nagari Panampuang, Kecamatan Ampek Angkek, Agam, Sumatera Barat ini gigit jari karena mobilnya dibobol pencuri.

Insiden pencurian yang terjadi beberapa hari yang lalu itu sempat terekam kamera CCTV. Dari hasil rekaman CCTV tampak korban datang dari arah Pasar Biaro.

Korban kemudian berhenti di depan toko perlengkapan rumah tangga, Jalan Raya Bukittinggi-Payakumbuh, Biaro. Tak lama ada empat pelaku mengendarai sepeda motor mendekati dan memeriksa mobil. Sebelum memecahkan kaca mobil, pelaku mengunyah sesuatu. Tak lama, pelaku melemparkan sesuatu ke kaca mobil.

Pelaku kemudian mendorong kaca dan kaca belakang mobil sebelah kanan itu pecah. Terlihat juga badan pelaku masuk setengah ke dalam mobil. Pelaku berhasil menggondol dua tas yang berada di jok belakang dan kabur ke arah Baso.

Pelaku saat mengambil barang dari jok belakang mobil ibu-ibu di Agam Sumbar (Wahyu Sikumbang/iNews)
Pelaku saat mengambil barang dari jok belakang mobil ibu-ibu di Agam Sumbar (Wahyu Sikumbang/iNews)

Edi (22) salah satu karyawan Toko di sekitar lokasi mengatakan, saat kejadian dia sedang menyusun barang di depan toko. Dia memang curiga dengan para pelaku. Sayangnya dia tidak memperhatikan pelaku saat beraksi karena harus melayani pelanggan.

“Korban itu langganan kami, kemarin pas kejadian dia beli baskom di sini. Katanya dia kehilangan tas berisi sura-surat, dompet, kantong isi ikan mentah,” kata Edi.

Sementara itu, Kapolsek Ampek Angkek AKP Purwanta mengatakan, hingga saat ini korban tidak melaporkan kasus pencurian. Alasannya, korban hanya mengalami kerusakan pada mobil dan surat-surat yang dapat diurus.

“Korban hanya melapor kehilangan surat-surat tidak kasus pencurian. Total kerugian Rp700.000,” kata Purwanta.


Editor : Nur Ichsan Yuniarto