Kisah Mahasiswa UGM Tuna Netra di Limapuluh Kota Dirikan 6 Pondok Tahfiz Quran

Antara ยท Senin, 13 September 2021 - 06:26:00 WIB
Kisah Mahasiswa UGM Tuna Netra di Limapuluh Kota Dirikan 6 Pondok Tahfiz Quran
Mahasiswa UGM penyandang disabilitas Netra, Akhlaqul Imam saat mengajar peserta di Pondok Tahfidznya. (ANTARA)

LIMAPULUH KOTA, iNews.id - Seorang mahasiswa penyandang disabilitas atau tuna netra asal Kabupaten Limapuluh Kota, Sumatera Barat (Sumbar) sukses mendirikan enam pondok tahfiz Alquran. Dia mendirikan pondok di tengah keterebatasannya.

Mahasiswa bernama Akhlaqul Imam (19) itu berasal dari daerah Lareh Sago Halaban, Limapuluh Kota. Enam pondok tahfiz qurannya tersebar di beberapa lokasi.

Imam bercerita, gangguan mata yang dialaminya adalah low vision atau gangguan penglihatan. Meski begitu, dia masih memiliki sisa penglihatan dan dapat melakukan kegiatan sehari-hari dengan alat bantu.

"Saya sudah mulai diarahkan oleh keluarga untuk belajar Alquran semenjak duduk di bangku sekolah dasar (SD). Walaupun saat SD itu saya belum mendapati wadah yang baik untuk belajar menghafal, sehingga baru bisa belajar menghafal sendiri di rumah," kata Imam, Minggu (12/9/2021).

Imam menambahkan, dia baru mulai belajar secara terstruktur untuk menghafal Alquran di penghujung kelas VII SMP atau sekitar tahun 2015.

Saat itu, dirinya belajar di Pondok Tahfidz Raudhatul Quran. Pada 2018 dia telah memiliki hafalan hampir 20 juz Al Quran.

Editor : Nur Ichsan Yuniarto

Halaman : 1 2 3