Mengaku Bisa Bantu Mutasi Prajurit, Perwira TNI Abal-Abal Ditangkap Polda Sumbar

Antara ยท Rabu, 22 Juli 2020 - 19:41 WIB
Mengaku Bisa Bantu Mutasi Prajurit, Perwira TNI Abal-Abal Ditangkap Polda Sumbar
Polisi tangkap pria yang mengaku perwira TNI (Antara)

PADANG, iNews.id - Jajaran Polda Sumatera Barat (Sumbar) menangkap seorang pria berinisial ADY (48). Dia ditangkap karena diduga melakukan penipuan dengan modus sebagai Perwira TNI berpangkat Kolonel yang bertugas di Mabes TNI.

Panit II Subdit IV Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Sumbar Iptu Nedrawati mengatakan, penipuan yang dilakukan pelaku yakni meyakinkan korban bisa membantu dalam hal mutasi personel TNI.

"Pelaku mengaku bisa memindahkan menantu korban dari Kodam VI Mulawarman Kalimantan Timur ke Kodam I Bukit Barisan, Sumatera Utara dengan syarat korban memberikan sejumlah uang," kata Nedrawati, Rabu (22/7/2020).

Nedrawati menambahkan, penipuan ini berawal pada Februari 2016. Korban ingin menantunya pindah ke Kodam I Bukit Barisan. Pelaku kemudian menyanggupi permintaan korban. Korban merasa tak curiga karena pelaku meyakinkan korban dengan mengirimkan foto dirinya dengan jenderal di Mabes TNI.

"Korban dan pelaku hanya kenal lewat komunikasi telepon dan cara tersangka meyakinkan korban hanya dengan mengirimkan foto memakai baju kaos warna hijau seolah-olah seperti anggota TNI AD," kata dia.

Setelah keduanya sepakat, akhirnya korban mentransfer uang sebanyak Rp252 juta. Uang itu dikirim dalam empat kali transfer dari rekening korban ke rekening pelaku.

"Mulai dari Rp20 juta, Rp50 juta, Rp70 juta dan Rp12 juta selama tahun 2016," katanya.

Setelah menyerahkan uang sesuai kesepakatan namun menantu korban hingga saat ini belum juga dimutasi sesuai yang dijanjikan pelaku.

"Merasa dirugikan, korban melaporkan kejadian tersebut ke Polda Sumbar," katanya.

Laporan itu tertuang dalam laporan polisi nomor: LP/85/IV/2019/SPKT Sbr tentang dugaan tindak pidana penipuan yang dibuat pada tanggal 8 April 2019.

"Dari laporan itu, kami lakukan penyelidikan dan menangkap pelaku," kata dia.

Selain menangkap pelaku, polisi menyita barang bukti berupa buku tabungan korban dan pelaku, bukti transfer dan foto layar percakapan melalui pesan singkat.


Editor : Nur Ichsan Yuniarto