Residivis Curanmor Masjid di Solok Lengser Ditembak Polisi

Budi Sunandar ยท Rabu, 29 Juli 2020 - 17:45 WIB
Residivis Curanmor Masjid di Solok Lengser Ditembak Polisi
Pelaku curanmor di masjid Solok, Sumbar (Budi Sunandar/iNews)

SOLOK, iNews.id - Sepak terjang Saiful terhenti di tangan jajaran Polres Solok. Residivis kasus pencurian bermotor di masjid ini lengser usai kakinya ditembak polisi.

Kasat Reskrim Polres Solok Kota Iptu Depriyanto mengatakan, pelaku ditangkap di kawasan Sijunjung, Sumatera Barat (Sumbar) beberapa waktu yang lalu.

Depriyanto menambahkan, pelaku ditangkap setelah pihaknya menerima laporan dari para korban. Berbekal laporan itu, polisi akhirnya melakukan penyelidikan dan memeriksa kamera CCTV yang berada di sekitar masjid.

"Pelaku ini merupakan spesialis curanmor di rumah ibadah masjid," kata Depriyanto, Rabu (29/7/2020).

Salah satu aksinya saat mencuri sepeda motor di daerah Kampung Jawa, Solok menyita perhatian polisi. Dalam video itu terlihat pelaku beraksi seorang diri.

Saat beraksi, pelaku mengenakan kemeja warna putih, celana jeans, topi putih serta masker. Dia tampak berjalan mendekati satu motor matic warna putih. Dari saku celananya, dia mengeluarkan benda yang diduga kunci T. Hanya butuh beberapa detik, pelaku bisa membawa kabur motor tersebut.

Depriyanto menambahkan, dari hasil penyelidikan akhirnya polisi mengantongi identitas pelaku. Polisi kemudian melakukan penggerebekan di daerah Sijunjung.

"Saat digerebek, pelaku berusaha kabur dan melakukan perlawanan. Petugas mengambil tindakan tegas dengan menembak salah satu kakinya," kata dia.

Sementara itu, Saiful mengaku jika dalam sepekan dia beraksi di tiga lokasi di Solok. Motornya kemudian dijual ke penadah.

"Dijual dari Rp1,5 juta hingg Rp3 juta. Hasil penjualannya buat beli sabu," kata Saiful.

Atas perbuatannya, pelaku dijerat dengan Pasal 363 KUHP tentang Tindak Pidana Pencurian dengan Pemberatan dengan ancaman hukuman di atas lima tahun penjara.


Editor : Nur Ichsan Yuniarto