Sakit Hati Dipecat, Mantan Sopir Curi Mobil dan TV Kakanwil Kemenkumham Sumbar

Antara ยท Kamis, 06 Agustus 2020 - 10:16 WIB
Sakit Hati Dipecat, Mantan Sopir Curi Mobil dan TV Kakanwil Kemenkumham Sumbar
Ilustrasi tersangka (Agung Sulistyo/iNews)

PADANG, iNews.id - Petugas Polsek Padang Timur menangkap seorang pria bernama Riko Firmansyah. Dia ditangkap karena mencuri mobil milik bekas atasannya.

Kapolsek Padang Timur, AKP Afrides Roema mengatakan, Riko merupakan mantan sopir Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Sumatera Barat (Kakanwil Kemenkumham Sumbar), Suharman.

Afrides menambahkan, aksi pencurian itu dilakukan pada Senin (27/7/2020). Pelaku mencuri mobil langsung dari rumah korban di Jalan Kehakiman, Kecamatan Padang Timur, Kota Padang.

"Saat kejadian, rumah dinas korban dalam keadaan kosong. Sedangkan korban Suharman saat itu diketahui sedang berada di luar daerah," kata Afrides, Kamis (8/6/2020).

Afrides melanjutkan, ketika kembali, korban menyadari sejumlah barang di rumah dinas telah hilang. Barang tersebut yaitu satu unit mobil Vios warna hitam dengan plat merah dinas bernomor BA 34, sepeda motor Kawasaki Ninja, dan satu unit televisi 43 inchi.

"Korban kemudian membuat laporan polisi. Atas laporan itu, polisi melakukan penyelidikan," katanya.

Dari penyelidikan yang dilakukan, kata dia, akhirnya petugas mengidentifikasi pelaku orang dalam dan didapat nama Riko Firmansyah.

"Karena ada satu televisi yang rusak tapi tidak diambil, maka didapat petunjuk pelakunya orang dalam," katanya.

Pelaku akhirnya ditangkap beberapa waktu yang lalu setelah kabur ke Perumahan Pinang Agam Permai, Nagari Kampung Pinang, Kecamatan Lubuk Basung, Agam.

Dari hasil pemeriksaan, pelaku nekat mencuri di rumah dinas lantaran sakit hati karena dipecat sebagai sopir sekitar enam bulan lalu.

Dia juga mengaku sudah tahu kondisi rumah korban. Menurutnya, di rumah korban tidak ada penjaga atau satpam, atau CCTV.

"Barang bukti telah disebar di beberapa daerah. Mobil Toyota Vios diamankan di Kabupaten Solok, sepeda motor di Kecamatan Kuranji, Padang, dan televisi LCD di Kecamatan Koto Tangah," katanya.

Atas perbuatan tersebut pelaku dijerat Pasal 363 KUHPidana tentang Tindak Pidana Pencurian dengan ancaman hukuman di atas lima tahun penjara.


Editor : Nur Ichsan Yuniarto