Simpan Sabu di Celana Dalam, Ibu 10 Anak di Agam Ditangkap Polisi

Antara ยท Senin, 20 Juli 2020 - 19:05 WIB
Simpan Sabu di Celana Dalam, Ibu 10 Anak di Agam Ditangkap Polisi
Polres Agam tangkap IRT yang menyimpan sabu di dalam celana dalam (Antara)

AGAM, iNews.id - Jajaran Polres Agam menangkap seorang ibu rumah tangga (IRT) Wanita berinisial YE (47) itu ditangkap karena edarkan narkoba jenis sabu.

Kapolres Agam AKBP Dwi Nur Setiawan mengatakan pelaku ditangkap di Banda Gadang, Nagari Tiku Selatan, Minggu (19/7/2020).

"Saat digeledah ditemukan empat paket kecil sabu-sabu. Satu paket sedang sabu dan satu paket besar sabu disimpan di dalam celana dalam," kata Dwi Nur, Senin (20/7/2020).

Dwi Nur menambahkan, pelaku memang sudah lama menjadi target operasi kepolisian. Penangkapan pelaku berawal ketika polisi mendapat laporan dari masyarakat. Laporan itu menyebut pelaku sering menjual dan mengonsusmsi sabu di rumah.

Berbekal laporan itu, polisi melakukan pengintaian. Pada penggerebekan pertama, tidak ditemukan sabu di dalam rumah.

"Kemudian pada Minggu kemarin, tim mendapat informasi jika pelaku baru menerima sabu. Tim langsung menggerebek dan menangkap pelaku di rumahnya," kata dia.

Saat dilakukan penggeledahan, tambahnya, anggota menemukan satu kotak hitam berisikan empat paket kecil sabu-sabu dan satu paket sedang sabu-sabu.

Sesampai di Mapolres Agam, anggota kembali melakukan penggeledahan dan ditemukan satu paket besar sabu-sabu yang disimpan di celana dalam atau di organ vitalnya.

"Sabu-sabu seberat 3,33 gram itu dibungkus dengan plastik warna bening," kata dia.

Selain menangkap pelaku, polisi menyita barang bukti berupa narkoba sabu senilai Rp16 juta serta ponsel dan uang tunai Rp2 juta

Sementara itu, YE nekat menjual sabu untuk biayai hidup 10 anaknya. Dia beralasan, pekerjaan suami sebagai nelayan, tidak dapat mencukupi kebutuhan.

"Suami mengetahui saya mengedarkan sabu-sabu dan pernah melarang sebelumnya," katanya.

Atas perbuatannya, tersangka diancam Pasal 112 Ayat 1 Jo Pasal 114 Ayat 1 dan 2 Undang - undang No. 35 tahun 2009, tentang Penyalahgunaan Narkotika dengan ancaman hukuman kurungan lebih dari sembilan tahun penjara.


Editor : Nur Ichsan Yuniarto