Webinar Leader Talk iNews

Tak Ada Zona Merah di Sumbar, Gubernur Irwan: Kita Bisa Kendalikan Covid-19

Nur Ichsan ยท Kamis, 13 Agustus 2020 - 15:09 WIB
Tak Ada Zona Merah di Sumbar, Gubernur Irwan: Kita Bisa Kendalikan Covid-19
Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno (ANTARA/Miko Elfisha)

JAKARTA, iNews.id - Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) mengklaim sudah bisa mengendalikan Covid-19. Hal ini ditunjukkan dengan tidak adanya zona merah di Sumbar.

"Kita harus pastikan daerah kita dalam zona apa. Sumbar sebagian besar zona kuning dan zona hijau. Tidak ada zona merah, itu artinya kita bisa mengendalikan Covid-19," kata Gubernur Sumbar, Irwan Prayitno saat berbincang di Webinar Leader Talk iNews dengan tema Perekonomian dan Pariwisata Sumatra Barat di Tengah Pandemi, Kamis (13/8/2020).

Irwan menambahkan, memang sampai saat ini kasus positif Covid-19 masih terus bertambah. Meski begitu, bertambahnya kasus Covid-19 di Sumbar tidak terlalu masif.

"Sumbar masih terus bertambah kasus positifnya, meskipun sudah bisa kita kendalikan," kata dia.

Dia mencontohkan, di bulan Mei 2020, Sumbar berada di urutan keempat Nasional terbanyak kasus Covid-19.

"Dulu kita diurutan ke empat nasional pada bulan Mei. Sekarang kita di posisi 19. Ini salah satu mengendalikan," kata dia.

Irwan melanjutkan, realita saat ini semua warga harus berdamai dengan Covid-19, meski begitu harus tetap produktif untiuk membangun ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.

Dia berharap nantinya ekonomi Sumbar bisa bangkit dan kembali seperti sebelum Covid-19.

"Realita kebersamaan dan berdamai dengan Covid-19 itu suatu fakta tak terelakan. Kita juga harus produktif. Insha Allah Sumbar akan bergerak seperti sedia kala sebelum ada Covid-19," katanya.

Webinar Leader Talk iNews disiarkan langsung (live streaming) melalui akun Youtube Official iNews, iNews Portal dan website iNews.id. Selain Irwan, hadir sebagai narasumber yaitu Wali Kota Padang Mahyeldi Ansharullah, Kadis Perdagangan Kota Padang Andree Algamar, dan Ketua Organda Sumbar Budi Syukur.


Editor : Nur Ichsan Yuniarto