Tak Dibelikan Paket Internet, Pemuda di Solok Selatan Gantung Diri

Antara ยท Sabtu, 04 Juli 2020 - 12:47 WIB
Tak Dibelikan Paket Internet, Pemuda di Solok Selatan Gantung Diri
Ilustrasi gantung diri. (Foto: iNews/Sulaiman Nai)

SOLOK SELATAN, iNews.id - Bagaikan disambar petir di siang bolong, mungkin ungkapan itu yang dirasakan Harni. Warga Blok Nol, Pekonina, Kecamatan Pauh Duo, Kabupaten Solok Selatan, Sumatera Barat (Sumbar) itu menemukan anaknya NS (18) tewas gantung diri.

Kapolsek Sungai Pagu AKP Elfi Indra mengatakan, jenazah NS ditemukan pertama kali oleh ibundanya sendiri. Saat itu, Jumat (3/7/2020) sekitar pukul 11.50 WIB, Harni pulang ke rumah.

"Sampai di rumah, pintu rumah terkunci. Harni mencoba menelpon NS tapi tidak diangkat," kata Elfi, Sabtu (4/7/2020).

Elfi menambahkan, Harni kemudian berusaha mendobrak pintu. Setelah bisa masuk, Harni menemukan NS dalam kondisi terkulai dengan posisi tergantung di depan pintu kamar.

Dari hasil pemeriksaan petugas kesehatan, kata Elfi, NS dinyatakan meninggal dunia akibat gantung diri. Hal ini dibuktikan dengan hasil pemeriksaan dokter seperti urat leher terlihat tegang, keluar feses dari anusnya, keluar air mani, mulut mengeluarkan darah, lidah terjulur,

"Dari bukti-bukti yang ditemukan ini kami menyatakan bahwa NS meninggal karena gantung diri," katanya.

Dia menambahkan, sehari sebelum ditemukan tergantung, NS minta dibelikan paket data internet kepada orang tuanya tapi tidak dibelikan.

"Sebetulnya, ibunya bukannya tak mau membelikan karena agar anaknya itu rajin bekerja. Karena jika sudah main ponsel, lupa waktu," kata dia.

Atas kejadian ini, dia berharap orang tua membangun komunikasi yang baik dengan anaknya.

"Semua kebutuhan anak, keperluan anak bisa dikomunikasikan dengan baik. Kami berharap komunikasi antara orangtua dan anak terjaga dengan baik. Tidak sedikit kasus-kasus anak bunuh diri karena kurangnya komunikasi antara orang tua dengan anak," kata dia.


Editor : Nur Ichsan Yuniarto