BLT Tahap II, Pemkot Padang Minta Lurah Verifikasi Ulang Data

hermawan H ยท Rabu, 05 Agustus 2020 - 16:15 WIB
BLT Tahap II, Pemkot Padang Minta Lurah Verifikasi Ulang Data
Asisten I bidang pemerintahan Setdako Padang Edi Hasymi (Foto : Noa Rang Kuranji).

PADANG, iNews.id - Pemerintah Kota (Pemkot) Padang segera menyalurkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) tahap dua kepada warga yang terdampak pandemi Covid-19, dalam bulan ini. Namun sebelumnya, pemkot akan kembali melakukan verifikasi ulang data penerima di masing-masing kelurahan.

"Karena prioritas utama penerima BLT tahap dua ini adalah mereka yang belum pernah dapat sama sekali. Kita sudah instruksikan seluruh lurah untuk memverikasi ulang data penerima BLT tahap dua ini selambat-lambatnya Senin (10/8/2020). Setelah beres, baru kita bagikan dananya," ujar Asisten I bidang pemerintahan Setdako Padang Edi Hasymi di Balaikota Air Pacah, Rabu (5/8/2020).

Edi Hasymi menjelaskan, sesuai instruksi dari pusat, untuk penyaluran BLT Covid-19 di tingkat provinsi, kota dan kabupaten, disesuaikan dengan kemampuan keuangan daerah masing-masing.

"Nah, karena kemampuan keuangan kita terbatas maka untuk penerima BLT kita putuskan bagi yang belum dapat sama sekali. Artinya, yang telah mendapatkan BLT tahap satu dari pemkot sebelumnya terpaksa dikeluarkan dulu namanya," katanya.

Dijelaskannya, dari data yang masuk ke Dinas Sosial melalui perpanjangan tangan camat, lurah, RT dan RW, memang tidak semua data warga yang diusulkan bermasalah.

"Memang tidak semua kecamatan datanya bermasalah. Ada beberapa kecamatan usulan datanya kami nilai tidak wajar. Masa iya, lebih banyak data orang yang belum dapat dibanding data penerima BLT tahap satu lalu. Makanya kami suruh camat dan lurahnya untuk memperbaikinya kembali," katanya.

Dari data yang telah masuk ke Pemkot Padang melalui Dinas Sosial tercatat ada sebanyak 52.945 orang KK yang akan menerima BLT tahap dua nanti. Angka tersebut otomatis akan berkurang setelah masing-masing kelurahan diminta melakukan verifikasi ulang data dalam beberapa hari ke depan.


Editor : Tomi Wahyudi