Cari Emas Pakai Ekskavator, 2 Penambang Ilegal di Sumbar Ditangkap Polisi

Antara ยท Kamis, 23 Juli 2020 - 14:24 WIB
Cari Emas Pakai Ekskavator, 2 Penambang Ilegal di Sumbar Ditangkap Polisi
Ilustrasi tambang ilegal yang menggunakan alat berat (Foto: iNews/Alip Sutarto)

SOLOK SELATAN, iNews.id - Jajaran Polres Solok Selatan menangkap dua pekerja tambang emas ilegal. Keduanya diketahui berinisial R (22) dan DH (45).

Kasat Reskir Polres Solok Selatan Iptu M Arvi mengatakan, pelaku ditangkap saat menambang emas dengan menggunakan alat berat di Sungai Buluah Jorong Gasiang, Kecamatan Sangir Batanghari, Solok Selatan, Sumatera Barat (Sumbar).

"Pada saat ditangkap, pelaku R dan DH sedang berhenti bekerja karena ekskavator rusak. Kedua orang merupakan operator alat berat," kata Arvi, Kamis (23/7/2020).

Arvi menambahkan, kasus penambangan ilegal ini diungkap setelah polisi menerima laporan dari warga jika ada aktivitas tambang ilegal. Berbekal dari laporan itu, polisi langsung menuju ke lokasi.

"Benar saja, saat sampai di lokasi, ditemukan aktivitas penambangan emas ilegal dengan menggunakan ekskavator," kata dia.

Dari hasil pemeriksaan sementara, tambang emas ilegal itu telah beroperasi dua minggu yang lalu.

"Alat berat sudah kita bawa ke Mapolres. Untuk membawa alat berat dibutuhkan setidaknya tiga hari tiga malam," kata dia.

Kasus ini, kata Arvi, masih dikembangkan dan telah menetapkan dua orang sebagai daftar pencarian orang (DPO), yakni pemilik alat berat inisial Z dan manajer lapangan DZ.

Atas perbuatannya, pelaku dijerat dengan Pasal 158 UU No 3 tahun 2020 tentang perubahan Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2009 tentang Pertambangan Mineral dan Batubara.


Editor : Nur Ichsan Yuniarto