Pelajar di Payakumbuh Akan Masuk Sekolah dengan Sistem Shift

Antara · Kamis, 11 Juni 2020 - 15:23:00 WIB
Pelajar di Payakumbuh Akan Masuk Sekolah dengan Sistem Shift
Ilustrasi new normal di sekolah. (Foto: Antara-Syaiful Arif)

PAYAKUMBUH, iNews.id - Dinas Pendidikan Kota Payakumbuh, Sumatera Barat (Sumbar) akan memberlakukan sistem dua shift kegiatan belajar mengajar (KBM) di sekolah. Hal ini dilakukan agar tidak terjadi kepadatan di kelas.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Payakumbuh Agustion, mengatakan sampai saat ini memang belum ada kepastian terkait waktu kembali ke sekolah.

Ketika nanti diputuskan untuk kembali ke sekolah, kata Agustion, pihaknya telah menyiapkan berbagai rencana, salah satunya dengan sistem shift.

“Contohnya, pada hari Senin hanya 50 persen dari total jumlah siswa yang akan mengikuti pembelajaran di sekolah dan 50 persen lainnya belajar dari rumah,” kata Agustion, Kamis (11/6/2020).

Dia menambahkan, jumlah siswa yang ikut kegiatan pembelajaran juga akan dibagi dalam dua shift, yakni pagi dan siang.

"Jadi setiap shift hanya seperempat dari total jumlah siswa yang datang ke sekolah. Dengan ini jumlah siswa yang ke sekolah sudah dapat dikurangi," katanya.

Setelah itu, kata Agustion, untuk dapat memastikan siswa dari setiap shift tidak berpapasan atau bertemu pihaknya juga akan memberi rentang waktu antara keluarnya shift pagi dan masuknya shift siang.

"Semakin sedikit yang datang tentu akan lebih mudah untuk memantaunya. Makanya perencanaan harus matang," kata dia.

Saat disinggung kapan siswa akan kembali masuk ke sekolah, Agustion mengatakan, kemungkinan pada 13 Juli 2020.

"Rencana pelaksanaan kembali ke sekolah itu kemungkinan pada 13 Juli mendatang. Tapi semua keputusan itu wewenang gugus tugas percepatan dan penanganan Covid-19," katanya.

Editor : Nur Ichsan Yuniarto