Pembelajaran Tatap Muka Diberlakukan, Wali Murid di Padang Panjang Mengaku Senang

hermawan H ยท Kamis, 13 Agustus 2020 - 19:29 WIB
Pembelajaran Tatap Muka Diberlakukan, Wali Murid di Padang Panjang Mengaku Senang
Siswa- siswi di Kota Padang Panjang sudah mulai bersekolah (Foto : Kominfo Padang Panjang).

PADANG PANJANG, iNews.id - Pemerintah Kota (Pemkot) Padang Panjang mulai memberlakukan kegiatan belajar mengajar (KBM) secara tatap muka setelah sekian lama dihentikan karena pandemi Covid-19. Meski masih diselingi dengan sekolah daring dan luring, belajar tatap muka ini membuat para wali murid gembira.

Salah seorang wali murid SMP Negeri 4 Padang Panjang, Sandra mengatakan, dia senang karena anaknya kini kembali di sekolah. Sebab, sudah hampir enam bulan ini proses belajar mengajar langsung disekolah ditiadakan.

" Saya merasa senang, karena anak saya bisa belajar langsung ke sekolah, di sekolah pembelajaran akan mudah dimengerti karena dalam pengawasan dan perhatian guru," kata Sandra, Kamis (13/8/2020).

Sandra menilai pembelajaran jarak jauh kurang efektif. Dia juga kesulitan membimbing anaknya belajar di rumah karena tidak semua pelajaran dikuasainya.

" Ada materi yang kurang dipahami siswa saat daring, siswa langsung mencari di internet, hal itu kurang maksimal. Kalau sama guru di sekolah kan lebih paham karena ada contoh yang bisa dimengerti dan ada interaksi yang nyata tidak terhambat kuota dan jaringan internet," katanya.

Sementara itu, Wali Kota Padang Panjang Fadly Amran mengatakan, kesehatan dan keselamatan siswa menjadi prioritas. Pembelajaran tatap muka diselingi dengan daring dan luring.

"Tetap anak-anak daring. Libur sehari, sekolah di hari berikutnya. Kita buat atmosfer sekolah memperhatikan protokol Covid-19," katanya.

Fadly menjelaskan, pembelajaran tatap muka akan dijalankan lebih pendek waktunya, sehingga anak-anak cepat pulang. Istirahat hanya 10 menit dikawal guru dalam kelas. Murid membawa bekal dari rumah dan menghindari kontak fisik.

" Kelas ini sesingkat mungkin seefektif mungkin untuk anak-anak," katanya.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Padang Panjang Nuryanuwar mengatakan, pihaknya telah mempersiapkan petugas kesehatan yang memantau sejauh mana protokol kesehatan diterapkan.

"Kita membentuk tim untuk pengawasan secara kontinu, mulai hari ini saja semua puskesmas kita perintahkan untuk supervisi dan monitoring sejauh mana protokol kesehatan dilaksanakan," katanya.


Editor : Tomi Wahyudi