Pencuri Ternak di Agam Ditangkap Polisi karena Sapi Tak Muat Masuk ke Mobil

Antara ยท Rabu, 22 Juli 2020 - 09:19 WIB
Pencuri Ternak di Agam Ditangkap Polisi karena Sapi Tak Muat Masuk ke Mobil
Kapolres Agam AKBP Dwi Nur Setiawan saat di lokasi pencurian sapi (Antara)

AGAM, iNews.id - Jajaran Satuan Reskrim Polres Agam, menangkap dua orang pria yang diduga sedang beraksi mencuri ternak sapi. Kedua pelaku berinisial AZ (35) dan FA (36) warga Nagari Manggopoh, Kecamatan Lubukbasung.

Kapolres Agam AKBP Dwi Nur Setiawan mengatakan, keduanya ditangkap saat mencoba mencuri sapi milik warga bernama Eri, warga Padang Amacang, Jorong V Sungai Jariang, Nagari Lubukbasung, Kecamatan Lubukbasung.

"Ada tiga pelaku, satu pelaku melarikan diri saat penangkapan dan kami masukan ke daftar pencarian orang (DPO). Kedua pelaku kami tangkap saat melakukan aksinya," kata Dwi Nur, Rabu (22/7/2020).

Dwi menambahkan, penangkapan pelaku berawal pada Selasa (21/7/2020), sekitar pukul 05.30 WIB anggota Buser Polres Agam sedang melakukan patroli. Patroli dilakukan setelah adanya laporan banyaknya kejadian pencurian ternak menjelang Idul Adha.

Saat patroli itu, anggota melihat satu tersangka dengan inisial AZ sedang mondar-mandir di lokasi untuk memantau orang.

Anggota mengintai AZ menuju ke lokasi parkir mobil. Sesampai di lokasi, kedua tersangka mencoba menaikkan sapi ke mobil namun tidak bisa karena ukuran sapi cukup besar.

"Saat di lokasi AZ menyampaikan besar sapi ini kawan dan tidak sanggup kita menaikkan sapi ke dalam mobil," kata Dwi.

Setelah itu, anggota Buser Polres Agam langsung menangkap pelaku dan mengamankan barang bukti.

"Tidak ada perlawanan dari kedua tersangka, namun satu pelaku melarikan diri,"kata dia.

Dwi menambahkan, peran dari ketiga sekawan itu berbeda. Tersangka FA bertugas merental mobil, menyediakan terpal plastik, dan eksekusi.

Sedangkan AZ bertugas sebagai sopir dan memantau situasi saat beroperasi. Sementara satu tersangka masih DPO bertugas memantau lokasi sapi yang akan jadi sasaran dan menyediakan tali rafia.

Selain menangkap dua pelaku, polisi menyita barang bukti berupa satu ekor sapi jantan dengan usia dua tahun, tali rafia, terpal plastik warna hitam, dan satu unit mobil Toyota Avanza.

"Kami masih mengembangkan kasus pencurian ternak tersebut, karena tersangka merupakan DPO Polres Pasaman Barat dan residivis kasus yang sama pada 2006," katanya pula.

Atas perbuatanya, kedua tersangka diancam Pasal 363 ayat 1 ke 1, ke 3, ke 4 KUHP tentang Pencurian dengan hukuman kurungan maksimal tujuh tahun penjara.


Editor : Nur Ichsan Yuniarto