Perumnas Kubang Gajah Payakumbuh Jadi Role Model Kampung Tangguh Covid-19 di Sumbar

Agung Sulistyo ยท Sabtu, 20 Juni 2020 - 17:55 WIB
Perumnas Kubang Gajah Payakumbuh Jadi Role Model Kampung Tangguh Covid-19 di Sumbar
Kampung Tangguh Covid-19 Perumnas Kubang Gajah di Limbukan Kecamatan Payakumbuh Selatan ( Foto : Agung Sulistyo)

PADANG, iNews.id – Kampung Tangguh Covid-19 Perumnas Kubang Gajah di Limbukan Kecamatan Payakumbuh Selatan, Kota Payakumbuh, Sumatera Barat (Sumbar), menjadi role model adaptasi menuju tatanan new normal di Sumbar. Pasalnya, kawasan tersebut menerapkan protokol kesehatan secara swadaya berbasis masyarakat sejak pandemi Covid-19 sehingga kampung ini menjadi salah satu zona hijau.

Gubernur Sumbar Irwan Prayitno mengatakan, Kampung Tangguh di Perumnas Kubang Gajah itu memberi contoh agar setiap RT/RW harus memiliki kesiapsiagaan terhadap penularan virus corona yang datang ke daerah masing-masing.

“Warga Kubang Gajah ini merupakan contoh kawasan yang siap siaga dalam menghadapi pandemi virus corona dengan membuat posko check point dibarengi sarana prasarana yang lengkap,” kata Irwan di Kubang Gajah, Sabtu (20/6/2020).

Irwan menuturkan warga Kubang Gajah tidak hanya menjaga setiap orang yang akan keluar masuk di kawasan itu. Namun, sistem ketahanan pangan juga sudah dipersiapkan seperti tanaman sayur-sayuran, beras, ikan dan lainnya.

Sementara itu, Bhabinkamtibmas sekaligus Ketua RW Kubang Gajah Aiptu Mulia Raja mengatakan, sejak merebaknya virus corona, di Kubang Gajah dibentuk posko untuk memantau pergerakan warga yang akan keluar dan masuk. Setiap warga yang akan masuk harus menjalani pemeriksaan di pintu masuk perumnas.

“Setiap rumah kita kasih bendera sesuai dengan kondisi warga. Bendera putih menandakan warga yang sehat, kuning warga yang sakit, merah warga yang dirawat dan hitam warga yang meninggal,” katanya.

Aiptu Mulia Raja menjelaskan, seluruh warga diwajibkan menjalani protokol kesehatan dengan memakai masker. Warga juga harus menyediakan sarana untuk mencuci tangan di depan rumah.


Editor : Tomi Wahyudi