Soal Konflik Lahan di Teluk Bayur, Ini Penjelasan Lantamal II Padang

Antara · Selasa, 05 Oktober 2021 - 20:51:00 WIB
Soal Konflik Lahan di Teluk Bayur, Ini Penjelasan Lantamal II Padang
Komandan Lantamal II Padang Laksamana Pertama TNI Hargianto. (Antarasumbar/Fathul Abdi)

PADANG, iNews.id - Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut (Lantamal) II Padang, Sumatra Barat (Sumbar) menegaskan tak terlibat atau ikut campur dalam konflik lahan yang berada di Kelurahan Teluk Bayur Padang. Lahan yang disengketakan seluas 6,5 hektare di Bukit Peti-peti dan di atasnya terdapat rumah-rumah warga.

"Perlu kami luruskan, kami tidak pernah melakukan pengambilan lahan," ujar Komandan Lantamal II Padang Laksamana Pertama TNI Hargianto didampingi Kepala Dinas Penerangan Mayor Laut (T) Syahrul di Padang, Selasa (5/10/2021).

Dia menjelaskan, dalam persoalan tersebut, Lantamal II awalnya menerima hibah dari seseorang bernama Marah Tando berlokasi di Bukit Peti-peti. Hibah tersebut disambut Lantamal Padang karena memang membutuhkan lahan untuk pengembangan dan pembangunan.

"Jadi pada prinsipnya kami menerima, penghibah juga telah kami cek dan menunjukkan surat-surat sebagai bukti kepemilikan," katanya.

Rencananya lahan tersebut akan dikembangkan Lantamal Padang untuk pembangunan, salah satunya membangun shelter untuk titik evakuasi tsunami.

Hanya saja saat dilakukan pengukuran tanah, muncul protes dari sejumlah warga yang memiliki rumah dan bercocok tanam di atas lahan tersebut.

"Jadi untuk persoalan kepemilikan lahan kami tidak ikut campur karena Lantamal II sifatnya hanya sebagai penerima hibah," ucapnya.

Dia menyebutkan, menghormati jika warga yang tidak terima hendak menempuh jalur hukum karena merupakan hak warga negara.

Sebelumnya sejumlah warga mengadu ke DPRD Kota Padang karena persoalan lahan tersebut. Mereka mengaku telah menempati lahan selama berpuluh tahun.

Warga Kelurahan Teluk Bayur, Padang yang memiliki lahan di Bukit Peti-peti sepakati akan menempuh jalur hukum terkait lahan yang dihibahkan ke Lantamal II oleh Marah Tando, orang yang mengaku sebagai pemilik lahan.

Editor : Donald Karouw

Halaman : 1 2

Bagikan Artikel: