Tekan Konflik Pilkada 2020, Wakapolda Sumbar Perintahkan Polres Lakukan Pemetaan

Antara ยท Selasa, 04 Agustus 2020 - 16:53 WIB
Tekan Konflik Pilkada 2020, Wakapolda Sumbar Perintahkan Polres Lakukan Pemetaan
Ilustrasi Pilkada 2020 (Okezone)

PADANG, iNews.id - Seluruh Polres jajaran Polda Sumatera Barat (Sumbar) harus bisa menekan potensi konflik dalam ajang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2020. Hal ini dapat dilakukan dengan pemetaan awal.

"Pemetaan harus dilakukan oleh jajaran sehingga memiliki langkah antisipasi yang tepat," kata Wakapolda Sumatera Barat Brigjen Pol Edi Mardianto, Selasa (4/8/2020).

Edi menambahkan, hal ini sangat penting dilakukan untuk menyukseskan pesta demokrasi di Ranah Minang ini. Terlebih pelaksanaan pilkada ini berlangsung saat pandemi Covid-19.

"Pilkada ini akan berbeda karena dilaksanakan di tengah pandemi Covid-19 sehingga protokol kesehatan harus jadi perhatian utama," kata dia.

Sebelum memberikan imbauan kepada masyarakat, kata Edi, sebaiknya personel selalu menjaga kesehatan diri sediri.

"Dalam pelaksanaan tugas tetap berpedoman pada protokol kesehatan dengan pembatasan jarak sosial dan selalu menjaga jarak dalam mengantisipasi penyebaran Covid-19," kata dia.

Edi juga mengimbau kepada masyarakat untuk mematuhi regulasi kesehatan yang telah ditentukan. Mulai dari menggunakan masker dalam beraktifitas sehari-hari, mencuci tangan dan menjaga jarak.

"Sosialisasi ini harus rutin diberikan agar masyarakat dapat lebih disiplin dalam menjalankan kondisi normal baru," katanya.

Untuk diketahui, ada 13 kabupaten dan kota di Sumatera Barat yang akan melaksanakan pemilihan kepala daerah di Pilkada 2020.

Kabupaten dan Kota yang menggelar Pilkada 2020 yakni, Kabupaten 50 Kota, Agam, Solok Selatan, Dhamasraya, Solok, Pesisir Selatan, Sijujung, Pasaman, Pasaman Barat, Mentawai, Padang Pariaman, Kota Bukitinggi, Kota Solok dan Pemilihan Gubernur serta Wakil Gubenur.


Editor : Nur Ichsan Yuniarto