Wali Kota Padang Ingatkan Uji Kompetensi SMK-SMAKPA Wajib Ikuti Protokol Covid-19

hermawan H ยท Rabu, 24 Juni 2020 - 00:21 WIB
Wali Kota Padang Ingatkan Uji Kompetensi SMK-SMAKPA Wajib Ikuti Protokol Covid-19
Wali Kota Padang Mahyeldi Ansharullah dan Kepala SMK SMAKPA Nasir (Foto : Rizal Pilano Humas Padang)

PADANG, iNews.id - Sekolah Menengah Kejuruan Analisis Kimia Padang (SMAKPA), Sumatera Barat (Sumbar) akan menggelar uji kompetensi bagi 280 siswanya. Pemerintah Kota (Pemkot) Padang merekomendasikan kegiatan tersebut digelar mengikuti protokol kesehatan pencegahan penyebaran Covid-19.

Wali Kota Padang Mahyeldi Ansharullah mengatakan, pada prinsipnya tidak ada hambatan mengenai uji kompetensi yang akan dilakukan SMK SMAKPA. Yang terpenting, kegiatan harus mengikuti aturan protokol kesehatan.

"Untuk melancarkan uji kompetensi tersebut diperlukan izin dari Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Padang,"  kata Mahyeldi di Rumah Dinas A Yani, Selasa (23/6/2020).

Mahyeldi menjelaskan, perkembangan penularan Covid-19 di Kota Padang sudah menunjukan angka penurunan. Namun, dalam penyelenggaraan kegiatan terutama mengenai keramaian, harus sesuai arahan gugus tugas dan aturan protokol kesehatan yang ditetapkan.

"Saat ini kita masih di masa pandemi, maka semua yang menyangkut keramaian harus sesuai protokol kesehatan," katanya.

Sementara itu, Kepala SMK SMAKPA Nasir mengatakan, untuk menggelar kegiatan uji kompetensi ini, pihaknya telah menyurati tim Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan Covid-19 Kota Padang.

Pelaksanaan akan dibagi menjadi empat klaster, yakni klaster HPLC (High Performance Liquid Chromatigraphy), klaster AAS (Atomic Absorption Spectrophotometer) Klaster AFNI (Analisis  Fisika Non Instrumen) dan Klaster Sampling.

"Uji kompetensi ini dilaksanakan selama lima hari, diikuti oleh siswa SMK SMAKPA sebanyak 280 orang," ujarnya.

Nasir menjelaskan, secara teknis kegiatan dibagi lima orang atau 10 orang untuk satu laboratorium. Dalam laboratorium itu aturan protokol kesehatan diterapkan seperti memakai masker, menerapkan physical distancing, mencuci tangan memakai sabun dengan air yang mengalir.

"Sebelumnya uji kompetensi ini sudah dilakukan siswa SMK SMAKPA klaster Mikrobiologi. Kemudian terhenti karena adanya pandemi Covid-19 di bulan Maret," ujarnya.


Editor : Tomi Wahyudi