Warga Padang Tetap Antusias Berkurban di Tengah Pandemi Covid-19

hermawan H ยท Rabu, 29 Juli 2020 - 14:56 WIB
Warga Padang Tetap Antusias Berkurban di Tengah Pandemi Covid-19
Wali Kota Padang Mahyeldi Ansharullah saat mengunjungi salah satu penampungan sapi di Kalawi (Foto : Diskominfo Padang).

PADANG, iNews.id – Warga Kota Padang tetap antusias untuk berkurban pada Hari Raya Idul Adha tahun ini meskipun masih terdampak dengan pandemi Covid-19. Tingginya animo warga terlihat dari jumlah sapi yang dikurbankan.

Wali Kota Padang Mahyeldi Ansharullah mengatakan, jumlah sapi yang dikurbankan di Kota Padang pada tahun ini sekitar 6.000 ekor. Angka ini memang menurun sedikit dibandingkan tahun lalu, tapi penurunan hanya sekitar 20 persen.

“Semangat berkurban dan berbagi di tengah pandemi ini masih tinggi. Di samping itu, masyarakat kita masih memiliki dana untuk berkurban,” kata Mahyeldi saat mengunjungi salah satu penampungan sapi di Kalawi, Kecamatan Kuranji, Rabu (29/7/2020).

Mahyeldi juga memastikan ketersediaan sapi kurban masih mencukupi. Bahkan, saat ini tempat penjualan sapi semakin banyak. "Terdapat sekitar 57 titik di Kota Padang," ujarnya.

Wali Kota Padang mengimbau kepada warga atau panitia kurban untuk memastikan sapi atau kambing yang dipilih dalam keadaan sehat. Sapi yang dibeli harus telah melalui proses pemeriksaan kesehatan dan tidak dibolehkan menyembelih sapi betina produktif.

“Saat membeli sapi atau kambing, pastikan yang sudah memiliki label,” katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian Kota Padang Syahrial Kamat mengatakan, pihaknya sudah menurunkan petugas kesehatan hewan untuk memeriksa kesehatan hewan yang akan dijadikan kurban pada Idul Adha kali ini. Sapi atau kambing yang layak dan sehat kemudian diberi label.

“Hingga sekarang sudah 80 persen hewan kurban yang kami periksa,” katanya.

Syahrial menjelaskan, sapi yang sehat dan layak untuk disembelih di antaranya memiliki fisik yang sehat, warna bulu mengilat, dan lainnya.Dia mengimbau seluruh warga untuk melakukan penyembelihan pada Idul Adha nanti sesuai dengan protokol kesehatan Covid-19.


Editor : Tomi Wahyudi