Penginapan di Pasir Jambak Dijadikan Tempat Maksiat, Satpol PP Padang Panggil Pemilik

hermawan H ยท Selasa, 07 Juli 2020 - 22:35 WIB
Penginapan di Pasir Jambak Dijadikan Tempat Maksiat, Satpol PP Padang Panggil Pemilik
Satpol PP Padang merazia pasangan yang bukan suami istri menginap di penginapan Pasir Jambak (Foto : Humas Satpol PP Padang)

PADANG, iNews.id - Satpol PP Pemkot Padang segera memanggil pemilik penginapan di kawasan Pasir Jambak, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang, Sumatera Barat (Sumbar). Pemanggilan dilakukan karena petugas sering menemukan pasangan ilegal menginap di penginapan tersebut.

Kepala Satpol PP Kota Padang Alfiadi mengatakan, petugas telah mengamankan belasan pasangan muda-mudi yang bukan berstatus suami istri dalam sepekan terakhir ini dari penginapan di kawasan Pasir Jambak. Pasangan tersebut diproses ke Mako Satpol PP Jalan Tan Malaka Padang.

Alfiadi mengatakan, karena petugas sering kali menjaring pasangan yang bukan berstatus suami istri di penginapan kawasan Pasir Jambak tersebut, maka pihaknya akan mengambil langkah tegas dengan memanggil pihak pengelola.

"Segera pemiliknya kita panggil, apakah bisa dilakukan sosialisasi untuk pembinaan atau harus diproses secara aturan yang berlaku," kata Alfiadi di Mako Satpol PP, Selasa (7/7/2020).

Alfiadi menjelaskan, tempat penginapan tersebut seharusnya memiliki aturan dalam menerima tamu dan memiliki syarat-syarat dalam operasional. Selama ini pihak pengelola dinilai sengaja secara terang-terangan menerima tamu pasangan tanpa ada ikatan pernikahan atau memfasilitasi orang untuk berbuat mesum.

"Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat agar terus aktif melakukan pengawasan sebagai bentuk kerja sama dengan petugas dalam rangka memberantas maksiat," katanya.

Alfiadi menuturkan, peran orang tua dalam mengawasi pergaulan anak-anaknya sangat penting. Apalagi jika anak-anaknya kos di Padang, tentunya perlu lebih intens melakukan pengawasan. Dari hasil pendataan petugas Satpol PP Padang, kebanyakan mereka yang terjaring anak kos atau orang yang datang berkunjung ke Kota Padang.

"Ini tanggung jawab kita semua agar Kota Padang terhindar dari maksiat. Kerja sama dari masyarakat serta peran orang tua dalam mengawasi pergaulan anak anaknya sangat diperlukan agar tidak terjerumus dari hal-hal yang tidak diinginkan," katanya.


Editor : Tomi Wahyudi